Berita

Libatkan Ritel Moderen, Perluas Pasar Produk Perikanan

JAKARTA-alumniITS :

Lemahnya strategi pemasaran kerap menjadi kendala bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) produk olahan perikanan dalam mengembangkan usaha. Mengantisipasi masalah tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memfasilitasi pelaku UKM agar dapat bekerjasama dengan peritel moderen.

“Masuknya produk perikanan melalui jaringan ritel modern dapat menjadi mitra pendorong pemasaran produk ikan, yang dapat menjangkau wilayah pemukiman masyarakat,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C.Sutardjo di Jakarta, kemarin.

Sharif mengatakan, masuknya produk olahan perikanan lokal merupakan bukti nyata telah dihargainya produk ini di pasar ritel modern. Seperti diketahui sebelumnya, produk olahan perikanan sudah dipasarkan di Carrefour. Kedepan, selain Alfamart dan Alfamidi, produk dari UKM ini ditargetkan dapat menembus Lotte Mart dan Indomaret. “Kedua belah pihak tengah mendiskusikan mengenai mekanisme pembayaran dari kerjasama antara UKM dan riteler. Sejauh ini retail besar telah menyatakan komitmennya kepada kami dengan cara pembayaran khusus namun tidak menggunakan skema konsianasi,” paparnya.

Sementara itu, Dirjen P2HP, Saut P Hutagalung mengemukakan, pihaknya akan membina dan memperbaiki mutu hasil olahan perikanan sehingga produk tersebut dapat mudah dipasarkan di ritel modern. ”KKP berencana menerapkan sertifikasi kelayakan pengolahan secara bertahap kepada seluruh UKM yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan. Persyaratan dasar tersebut meliputi sistem produksi, sanitasi dasar kebersihan, air bersih, serta penggunaan peralatan yang memenuhi persyaratan. Peningkatan standar kompetensi lewat program sertifikasi diharapkan mampu memberi nilai plus bagi aktivitas usaha sektor UKM,” ungkapnya. (guh)