Rabu, November 13, 2019
BeritaFokusFoto Kegiatan

DINNER SHARING dan NGGOWES ALUMNI ITS KALTIM dengan KETUM PP IKA ITS

Samarinda – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni ITS Kalimantan Timur (PW IKA Kaltim) pada
tanggal 28 dan 29 Maret 2019 menyelenggarakan acara Dinner Sharing dan Nggowes dengan Ketum PP
IKA ITS yang juga adalah Kepala SKK Migas Cak Dwi Soetjipto dan Wakil Kepala SKK Migas Cak Sukandar.

Dinner Sharing yang diselenggarakan di RM Akmal Samarinda berlangsung meriah dan dihadiri oleh
sekitar 35 Alumni ITS. Wakil Ketua Umum PW IKA ITS Kaltim Cak Slamet menyampaikan kegembiraannya
atas kehadiran Cak Dwi Soetjipto dan Cak Sukandar, karena bisa menghadirkan 2 alumni senior yang
saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala dan Wakil Kepala SKK Migas adalah sesuatu yang langka.

“Serta acara ini adalah kegiatan yang terus tertunda karena kesibukan Cak DS, namun kami segenap
Pengurus Wilayah IKA ITS Kaltim tidak patah semangat untuk terus menjalin komunikasi dan akhirnya
acara ini bisa dilaksanakan. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan acara yang lebih besar dan
menghadirkan lebih banyak narasumber dari Alumni maupun Pemerintah/Swasta agar jejaring ITS di
Kalimantan Timur dapat semakin kuat lagi”, kata Cak Slamet.

Secara bergantian Kepala dan Wakil Kepala SKK MIgas menyampaikan sharing. Kepala SKK Migas yang
juga sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA ITS selain menyampaikan update program Pemeintah
dibidang energi, juga memberikan motivasi kepada Alumni ITS di Kalimantan Timur agar peran dan kontribusi Alumni ITS dapat terus ditingkatkan. Melalui peran positif ini maka dapat meningkatkan level
Alumni ITS pada tingkat yang semakin baik.

Cak Dwi menyampaikan pula sosialisasi program Pemerintah dalam mewujudkan energi yang
berkeadilan. Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi memberikan perhatian yang besar
dalam mewujudkan energi yang berkeadilan dan mampu menggerakkan perekonomian di Indonesia,
paradigma Energi dirubah dari komoditas menjadi penggerak ekonomi, seperti Program BBM 1 harga,
membangun jaringan gas untuk masyarakat di sekitar daerah penghasil Gas seperti yang kemarin di
resmikan di Balikpapan, sambungan listrik gratis ke masyarakat miskin, elektrifikasi yang mencapai lebih
dari 98%.

Dalam kurun waktu 4 tahun di seluruh Indonesia bisa dibangun jaringan gas kota dari sekitar
200 rb sambungan di tahun 2014 menjadi sekitar 463 rb atau meningkat sekitar 135%.
Industri Migas masih memiliki potensi yang besar, karena saat ini baru 54 cekungan yang dieksplorasi,
dan 74 cekungan blm di eksplorasi dengan potensi sekitar 2X lipat dari cekungan yang sudah
dieksplorasi.

Pada acara tersebut juga di putar video Kementerian ESDM yang berisi keberhasilan
Pemerintah di bidang energi selama 4 tahun Pemerintahan. Salah satunya di bidang energi baru dan
terbarukan, kebijakan B20 akan mampu menopang ekonomi petani/industri CPO yang tertekan karena
pekarangan ekspor ke Eropa. Alumni ITS yang hadir memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah pada
pembangunan di bidang energi.

Wakil Kepala SKK Migas, Cak Sukandar menyampaikan update tentang proyek-proyek besar di
Kalimantan Timur yang selain memberikan pemasukan kepada negara, tentu saja dapat memberikan
manfaat bagi Pemerintah Daerah di Kalimantan Timur, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.

Selain itu, diharapkan Alumni ITS dapat berkiprah untuk memanfaatkan momentum atas multiplayer effect
dari proyek raksasa di beberapa lokasi di Kalimantan Timur yang nilainya berada di kisaran Rp 70 triliun.
Alumni ITS yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi, sehingga diskusi menjadi menarik,
kritis namun tetap guyub. Pada kesempatan tersebut Alumni ITS yang hadir juga menyampaikan
beberapa masukan dan saran,yang dalam hal ini Cak Dwi Soetjipto menyampaikan apresiasi atas
masukan/saran tersebut karena beberapa hal yang disampaikan Alumni ITS tersebut adalah sesuatu
yang baru dan dapat menjadi salah satu referensi yang berharga.

Acara semakin guyub dengan berbagai hidangan berbahan dasar ikan yang menjadi ciri khas RM Akmal
Samarinda. Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata kepada Cak Dwi Soetjipto, Cak Sukandar
dan Cak Arief Hermawan dilanjutkan dengan foto bersama.

Keesokan harinya, hujan deras mengguyur Kota Samarinda dari dini hari sampai pagi hari sehingga
genangan air terjadi dibeberapa tempat. Wajah semangat yang hendak “Nggowes Bersama” karena
waktu terus berjalan dan Cak Dwi Soetjipto beserta rombongan harus ke bandara, maka acara “Nggowes
Bersama” ditunda dilain waktu dan acara lainnya.