Fokus

Reuni Alumni ITS di Taiwan bersama Rektor ITS

Memanfaatkan momen kunjungan Rektor ITS, Prof Priyo Suprobo MS PhD, ke Taiwan, para alumni ITS yang saat ini bekerja dan menuntut ilmu di sana untuk kali pertama menggelar pertemuan resmi, Kamis (20/11). Bertempat di Gedung RB 102 conference room Taiwan Tech, meeting ini diikuti oleh sekitar 60 orang alumni ITS.

Taipei, ITS Online – Acara yang terselenggara berkat dukungan International Office (IO) ITS, IO Taiwan Tech, dan alumni ITS se-Taiwan ini dimulai pukul 19.00 waktu Taipei. Acara dibuka oleh ketua panitia Dr Setiyo Gunawan, alumni ITS yang sedang mengambil postdoc di jurusan Teknik Kimia, Taiwan Tech, Taipei.

Dalam sambutannya, Gunawan menegaskan bahwa jumlah alumni ITS yang bekerja di taiwan sekitar 5 orang dan sekitar 57 orang menempuh pendidikan lanjut. “Rincian dari 57 orang tersebut adalah 35 orang di Taiwan Tech, 5 orang di National Taiwan University (NTU), 5 orang di National Central University (NCU), satu orang di NCTU dan 12 orang di NCKU,” jabarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan nasihat dari Prof Priyo Suprobo. “Taiwan merupakan perpaduan antara Barat dan Jepang. Anda semua yang ada di sini harus bekerja dan belajar keras untuk bisa bersaing dan meraih prestasi gemilang untuk masa depan anda, bangsa, negara, dan tentunya ITS,” pesan Probo yang sudah tiga kali ini berkunjung ke beberapa universitas di Taiwan.

Selain sebagai ajang temu akrab, Probo yang didampingi oleh ketua IO ITS Dr Ketut Buda Artana, juga berharap agar pertemuan ini menjadi cikal bakal terbentuknya Ikatan Alumni (IKA) ITS Chapter Taiwan. Selanjutnya, acara ramah tamah sekaligus makan malam menjadi penutup acara pertemuan alumni se-Taiwan ini.

Penguatan Jejaring
Selama di Taiwan, agenda resmi rombongan ITS adalah mengunjungi dan mengadakan pembicaraan dengan petinggi tiga universitas di Taiwan, yakni Taiwan Tech (sebelumnya bernama NTUST), NTU dan NCU. Kunjungan ini menjadi awal kerjasama yang lebih erat antara ketiga universitas tersebut dengan ITS.

Beberapa bentuk kerjasama yang akan ditindaklanjuti diantaranya penjajakan program dual degree beberapa program studi dan kerjasama antar pusat riset (research centre). Riset yang dimaksud adalah center of excellent masing masing universitas, seperti Program dual degree Teknik Kimia di Taiwan Tech dan Center for Space and Remote Sensing (CSRSR) di NCU.

Selain berkunjung ke universitas, rombongan juga berkunjung ke Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, semacam Kedutaan Indonesia di Taiwan. Kunjungan ke tempat ini tak lepas dari upaya mempermudah dan membuka akses yang lebih luas untuk kepentingan alumni ITS, terutama yang sedang mengambil pendidikan lanjut.(*/[email protected])