Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Proyek PLTS di 80 Lokasi Dilelang

JAKARTA, alumniITS.com – Proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di 80 lokasi yang tersebar di Nusantara ditargetkan bisa menghasilkan listrik 140 megawatt peak (MWp). Karenanya, dalam waktu dekat protek PLTS akan dilelang secara bebas kepada masyarakat.

“Dari kapasitas 140 MWp tersebut pengembangan kapasitas di setiap daerah berbeda, minimum 1 MWp bahkan ada yang 8 MWp,”ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Rida Mulyana seperti dikutip situs Ditjen EBTKE, Kamis (22/8/2013).

Rida menjelaskan, 80 lokasi dengan total kapasitas 140 MWp yang akan dilelang tersebut merupakan sebagai pelaksanaan dari peraturan menteri (Permen) ESDM nomor 17 tahun 2013 yang mengatur pembelian tenaga listrik berbasis tenaga surya fotovoltaik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero).

Dalam regulasi pada 12 Juni 2013, ditetapkan harga patokan tertinggi pembelian tenaga listrik dari PLTS fotovoltaik oleh PLN yaitu US$ 25 sen per kilowatthour (kWh).

Namun akan ada insentif dan ditetapkan dengan harga patokan tertinggi sebesar US$ 30 per kWh dengan catatan PLTS fotovoltaik menggunakan modul fotovoltaik dengan tingkat komponen dalam negeri sekurang-kurangnya 40%. Ketentuan mengenai tingkat komponen dalam negeri dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (endy)