Selasa, Oktober 22, 2019
BeritaBerita Wilayah

PJS Bupati Ajak Alumni ITS Berinvestasi di Buton Selatan

Awal Agustus 2018, tepatnya 3 Agustus  IKA ITS kedatangan tamu istimewa yiatu Pjs Bupati Buton Selatan Bpk Arusani pada acara diskusi investasi yang diselenggarakn kolaborasi PP IKA ITS BIdang Kemandirian energi yang diwakili oleh Soni Fahruri dan CENITS yang diwakili oleh Suwardi. Bertempat di kantor PP IKA ITS di Perumahan Patra II, Jl  Ahmad Yani Bypass Cempaka Putih Jakarta Pusat, acara yang dihadiri oleh Alumni ITS yang berkiprah di Kementerian KKP, Tenaga Ahli Komisi VII DPR, SKK Migas dan perusahaan/organisasi lainnya berlangsung dalam suasana yang hangat dan produktif.

Wajar, Pjs Bupati yang juga adalah Wakil Bupati Buton Selatan gencar menarik investor kedaerahnya. Sebagai kabupaten baru hasil pemekaranKabupaten Buton Selatan atau disingkat Busel merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, hasil pemekaran dari Kabupaten Buton pada pertengahan tahun 2014 menjelang akhir kepengurusan DPR RI periode 2009-2014. Jadi tercatat kurang dari 4 tahun baru berdiri, dan mesti berlrai kencang untuk setara dengan Kabupaten lain di Sulawesi Tenggara yang lebih dahulu membangun.

Menurut informasi yang disajikan situs Wikipedia, potensi Kabupaten Buton Selatan sangat melimpah

Pertanian dan Perkebunan

Produksi hutan Buton Selatan adalah rotan jenis batang yang memiliki luas area 150 Ha dengan total produksi 85.604 dan nilai produksinya mencapai 34.241.200. Selain itu terdapat pula perkebunan pohon palm agel yang digunakan sebagai salah satu bahan baku tali untuk dibuat menjadi aneka kerajinan, salah satunya dibuat sebagai tas tangan Agel. Di mana tas Agel ini merupakan salah satu cendera mata khas Sulawesi Tenggara.

Perikanan

Potensi ekspor selain tambang yaitu ikan laut yang mencapai ± 41.168,52 ton sehingga Kabupaten Buton Selatan merupakan jalur ikan terbesar di Indonesia. Terdapat pula potensi budidaya rumput laut yang produksinya mencapai ± 1.258,89 ton.

Pertambangan

Potensi ekonomi di Kabupaten Buton Selatan secara utuh memiliki tujuh potensi tambang yaitu mangan, uranium, nikel, aspal, pasir besi, marmer, dan logam mulia yang sebagian sudah menjadi komoditi ekspor.

Pariwisata

Dari sektor pariwisata, beberapa objek wisata baik wisata alam, sejarah maupun budaya menjadi daya tarik tersendiri. Seperti beberapa benteng bekas peninggalan Kesultanan Buton, adat dan tradisi masyarakat Ciacia, beberapa pantai pasir putih, lanskap yang khas, serta keindahan bawah laut Basilika (Batu Atas, Siompu, Liwutongkidi, dan Kadatua).

Energi

Potensi sungai Sampolawa di Kecamatan Sampolawa dengan debit 5,40 kubik per detik yang kapasitasnya mencapai 480,00 KW. Demikian maka keberadaan sumber daya air sungai Sampolawa dapat dijadikan sebagai penopang kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat dan pengembangan kawasan industri bagi Kabupaten Buton Selatan.

Sebagai perguruan tinggi terkemuka dibidang teknologi, wajar jika Pjs Bupati Buton Selatan mengunjungi IKA ITS, karena investasi di Buton Selatan tentu saja diharapkan tidak sekedar investasi, tetapi bagaimana mampu berkolaborasi dengan Alumni perguruan tinggi yang memiliki kompetensi dibidang teknologi, agar kekayaan SDA di Kabupaten Buton Selatan dapat diolah menjadi industri yang sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar dan mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah dan tentu saja dapat menciptakan tenaga kerja yang signifikan.