Selasa, Oktober 22, 2019
Fokus

M Nuh : Sabar, Syukur & Kasih Sayang adalah Pegangan Hidup

Seperti biasanya, buka puasa di Prof. Dr. Mohamad Nuh (Mendiknas/Ketua Senat IKA ITS) selalu meriah setiap tahunnya, termasuk buka puasa yang dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Agustus 2011. Meskipun dilaksanakan di hari Minggu, tetap banyak alumni ITS yang hadir di acara buka puasa Pak Nuh yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 alumni ITS dari berbagai jurusan dan berbagai angkatan (usia).

Beberapa alumni senior ITS yang hadir antara lain, Buchori Nasution, Tjuk Sukardiman, Prof. Syarif Widjaya, Irnanda Laksanawan, Agoes Widjanarko, Prof. Ahmad Jazidie, Faqih Zuhdi, Lukman Mahfudz, Pudjojoko, Anas Rosjidi, Sukrisno, Muhammad Najib dll.

Buka puasa di Pak Nuh sangat istimewa karena dihadiri pula oleh alumni ITS dari beberapa PW IKA ITS seluruh Indonesia, antara lain :
-Aceh (Hizir Sofyan/Sekum dan HK. Pontas)
-Sumut ( Ady Susanto/Ketua). -Sumsel (Djohan Syafri/Ketua).
-Banten (Andi Soko S/Ketua dll).
-Jabar (Harijanto/Ketua, Januar SW/Sekum dll).
Jakarta Raya (Sunaryo/Ketua dll).
Jateng (Didik Eko BS/Ketua dll).

Sebagaimana acara buka puas alumni ITS sebelumnya, panitia Kongres IKA ITS 2011 memanfaatkan acara ini untuk melakukan penggalian dana dalam rangka pelaksanaan Kongres IKA ITS yang akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 Oktober 2011 dan dibuka oleh Presiden R.I di Istana Negara pada tanggal 6 Oktober 2011.

Perjalanan menjelang Kongres IKA ITS yang digosipkan dengan akan majunya beberapa alumni ITS seperti Pak Nuh, Pak Irnanda, Pak Sutopo dan Pak Sunaryo, tidak lantas memutus silaturahmi diantara mereka, justru pada kegiatan buka puasa tersebut nampak keakraban dan persaudaran diantara para kandidat yang “diisukan” akan maju dalam pemilihan Ketua Umum PP IKA ITS periode 2011-2015. Ini tentu menunjukkan kekompakan alumni ITS dan menjadi modal yang berharga dalam merangkum kekuatan untuk memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia dari berbagai sisi.

Momentum buka puasa ini dimanfaatkan pula mahasiswa ITS (anggota Paduan Suara) yg sdg mencari sponsor utk mengikuti perlombaan di Italia.

Pak Nuh dalam sekapur sirihnya mengatakan bhw dalam berkehidupan spy berpegang pada 3 hal yaitu, sabar, syukur dan kasih sayang. Kalau kita dalam menyikapi segala sesuatu dg 3 hal tsb (syukur, sabar, kasih sayang) insyaAllah segala masalah yg kita hadapi menjadi mudah dan membahagiakan.

Setelah berbuka puasa dan sholat maghrib, ramah tamah, kemudian sholat Isya dan sholat tarawih. Acara berakhir pukul 21.30 wib.