Rabu, Oktober 23, 2019
Fokus

50 Aktivis Kampus Terima Beasiswa Scholarship for Next Leader dari IKA ITS

PP IKA ITS periode 2011-2015 dibawah kepemimpinan Dr. Ir. Irnanda Laksanawan, MEng Sc diawal kepengurusannya memberikan beasiswa untuk 50 aktivitis mahassiwa IKA ITS dalam program beasiswa Scholarship for The Next Leader. Pada tahun 2012 beasiswa ini dikuti oleh 170 pendaftar dan lolos seleksi untuk diberikan beasiswa 50 orang mahasiswa dengan total beasiswa dalam bentuk pembayaran SPP selama 2 semester adalah Rp 175 juta dan pada tahap awal dibulan Januari 2012 sudah dibayarkan SPP semester genap kepada 50 mahasiswa senilai Rp 87,5 juta. Nilai beasiswa ini naik dibandingkan tahun sebelumnya sesuai biaya SPP pada tahun 2012. 

Bukan sembarangan, penerima beasiswa tersebut dipilih berdasarkan beberapa penilaian. Antara lain aktivitas dan posisi di organisasi, pendapatan orang tua, prestasi non akademik, dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Program beasiswa untuk aktivis ini telah dirintis sejak tahun 2008, sehingga pada tahun 2012 ini adalah untuk ke 4 (empat) kalinya PP IKA ITS secara berturut-turut melaksanakannya.

”Karena ini beasiswa khusus untuk aktivis, maka jabatan dan aktivitas mahasiswa di organisasi tentu menjadi penilaian utama kami,” ujar Dr Ir Bambang Sampurno, selaku Ketua Departemen Hubungan Kampus Pengurus Pusat (PP) IKA ITS.

Penerima beasiswa ini tidak hanya menerima uang saja. Namun para penerima beasiswa tersebut akan terlibat langsung dalam acara yang diselenggarakan IKA ITS. ”Konsepnya bisa berupa Focus Group Discussing yang membahas tema tertentu,” ungkap Bambang. Kegiatan tersebut sebagai bentuk follow up bagi mahasiswa penerima beasiswa yang sudah ada sejak tahun 2008 lalu. Harapan IKA ITS adalah pada saat mahasiswa penerima beasiswa aktivis ini sudah menjadi alumni dapat ikut menjadi kader untuk melanjutkan kiprah IKA ITS dimasa mendatang.

Ketua Pengurus Pusat IKA ITS, Dr Ir Irnanda Laksanawan MSc Eng, mengungkapkankan harapannya terkait program beasiswa ini. ”Harapannya akan ada generasi yang smart dalam bidang organisasi, akademis, dan sosial masyarakat,” ujar alumni Teknik Mesin ITS yang kini menjabat sebagai Deputi Menteri Bidang Usaha Industri Strategis dan  Manufaktur Kementerian BUMN ini.

Disamping itu, Irmanda menyampaikan bahwa program beasiswa IKA ITS ini rencananya akan menambah kuota penerima beasiswa pada periode mendatang. ”IKA ITS mengusahakan penerima beasiswa ini bisa dua kali lipat untuk tahun depan,” ungkap Irmanda. Penambahan kuota ini bertujuan agar lebih banyak lagi mahasiswa aktivis yang bisa terbantu melalui beasiswa ini.

Setelah acara penyerahan beasiswa dilanjutkan dengan Kuliah umum “Pengembangan Karakter Mahasiswa”, dengan pembicara Dr. Ir. Irnanda Laksanawan (Deputy Meneg BUMN) & Prof. Herman Sasongko (Wakil Rektor ITS) dengan moderator Ir. Hamdani Batasyam (Regional Manager PT NALCO/Wasekjen PP IKA ITS)

(its.ac.id diolah kembali)