Fokus

ProLead Yang Luar Biasa!!!……

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gawe besar PP IKA ITS untuk memberikan pembinaan/pembekalan kepada Alumni Muda ITS dengan program “Young Alumni ITS Leadership & Management Program 2010” (dipopulerkan sebagai ProLead) tanggal 24-25 Juli di Park Hotel Jakarta berlangsung sukses. MC penutupan dari peserta ProLead,…dia tidak ditanya kesan selama mengikuti ProLead, namun dia nyeletuk sendiri “sebagai pribadi saya menyatakan kegiatan ini Very Refreshing, Very Inspiring, Very Motivating

Yaaa…..awalnya Panitia ragu, apakah peserta memiliki antusiasme yang luar biasa, padahal pembicara-pembicara kelas 1 sudah dihadirkan semua, serta dukungan finansial dari alumni ITS dalam bentuk sponsor dari PT Jaya Konstruksi, PT Semen Gresik dan PT Pembangunan Perumahan membuat kegiatan ini dapat dilaksanakan ditempat yang representatif di Park Hotel Cawang dan gratis bagi peserta. Keraguan ini karena proses seleksi dilakukan berdasarkan “document review”, rencana interview melalui telepon ataupun tatap muka urung dilaksanakan karena 3 orang Tri Musketer atau bahasa dangdutannya “Trio Macan”, menjelang acara disibukkan oleh kegiatan luar kota masing-masing, Sdr Arief Hermawan pergi ke Jepang, Sdr. Suwardi pergi ke Berau Kalimantan Timur, Sdr. Moch Djaohar pergi ke Solo dan sekitarnya. Oleh karena itu, panitia menyiapkan rencana cadangan yaitu adanya komponen Dinamisator, yaitu orang yang bertugas mendinamisasi forum sekiranya peserta sedang letoy, ngantuk dll. Peran dinamisator ini sempat membuat bingung Cak Thowi, namun setelah dijelaskan di mengerti, sayangnya hanya bisa hadir 1 hari saja karena ada acara di Serpong. Walaahh….cilaka betul.

Namun, kekahwatiran ini hilang sudah, karena semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Memang di akhir acara ada 2 (dua) orang yang tidak mengikuti kegiatan sampai selesai karena suatu kendala, namun secara keseluruhan alumni ProLead angkatan 1 ini benar-benar luar biasaaa….. Ini juga diakui oleh para nara sumber seperti Pak Muhammad Najib, Pak Musyanif, Pak Harun Al Rasyid, Bu Rukmi, Cak Widyo dll. Mereka bangga dengan peserta ProLead ini, dan berharap dapat menjadi pemimpin yang baik di masa mendatang. Amiiinnn….

Yang luar biasa juga adalah Ir. Hamdani B dan Ir. Jafar Amiruddin MT, yang mau-maunya menjadi moderator/fasilitator selama 1 hari penuh dan dengan penuh dedikasi mengantarkan kegiatan ProLead ini. Ucapakan Ir. Hamdani yang disampaikan kepada Sekjen PP IKA ITS, seandainya Saya tidak menjadi wakil KPPS di Sidoarjo, niscaya hari Minggu saya akan terus mengikuti kegiatan ProLead ini. Ini tentu dilandasi kesan Cak Hamdani selama 1 hari penuh pada Sabtu, 24 Juli 2010 memfasilitasi kegiatan ini, dan harus buru-buru ke bandara karena pesawat jam 19.00. Sudah pulang dan nyampek bandara, masih sempat kirim SMS yang bunyinya “Alhamdulillah ampe bandara acara sampeyan sukses luar biasa Cak, pesertanya hebat-hebat, tinggal dikondisikan,maaf jika tadi ada kekurangan semoga bisa membantu, sampai juma”. Memang alumni ITS yang satu ini luar biasa, dan dedikasi ke organisasi sungguh luar biasa.

Panitia kebanjiran protes dari peserta ProLead, karena ada sessi yang sangat diminati (materi menarik & pembicara luar biasa), tidak dapat kesempatan untuk bertanya/diskusi. Protes ini bertubi-tubi, tidak hanya lisan bahkan sampai kirim SMS segala. Ada peserta yang hari ke-2 protes, karena lokasi tempat duduknya dari posisi depan dipindah ke belakang, sehingga kesempatan untuk bertanya/diskusi menjadi berkurang. Padahal panitia sudah mewanti-wanti jumlah pertanyaan Anda tidak berpengaruh terhadap nilai yang akan diberikan sebagai evaluasi. Ternyata peserta menganggap keberadaannya bukan untuk mendapatkan predikat peserta yang terbaik atau apalah, saya disini akan memanfaatkan momentum yang baik ini untuk mengembangkan diri saya. Memang semuanya luaarr….biasaaa…..

Ada peserta yang berhalangan karena ada musibah keluarga masih sempat kirim SMS untuk menanyakan sesuatu hal terkait leadership ke narasumber Dr. Ir. Dwi Soetjipto, berikut bunyi SMSnya “Mas, maaf merepotkan, mau nitip pertanyaan, penasaran “Bagaimana sih dan point2 apa yang mereka miliki sehingga mereka dipercaya untuk memimpin perusahaan”. Luar biasa, SMS ini diforward ke Pak Dwi Soetjipto yang sedang menuju bandara karena mau bertugas ke New York dan dalam waktu 15 menit sudah muncul balasan sebagai berikut “1. Memiliki attitude yang baik, jujur, disiplin, 2. Tiada henti untuk belajar, 3. Mengembangkan ide dan visi, 4. Bekerja keras dengan integritas terhadap organisasi, 5. Memimpin perubahan, 6. Menjalin networking, 7 dll).

Ada yang luar biasa lagi, pembicara dari KAGAMA menerima usulan dari peserta ProLead untuk menjalin kerjasama/kegiatan bersama antara alumni muda IKA ITS dan alumni muda KAGAMA. Argumentasi peserta adalah sinergi antar alumni ini sangat baik jika dimulai dari semenjak muda, sehingga kohesifitas dan kebersamaan sebagai anak bangsa akan terjalin sejak awal. Panitia awalnya agak ragu dengan sambutan dari pembicara KAGAMA ini, saat menyampaikan ucapan terima kasih melalui email yang dilaksanakan oleh Cak Djaohar ke pembicara dari KAGAMA dan disisipi rencana kerjasama alumni muda, jawabannya sama. Ini tentu peluang yang sangat penting. Sayangnya pembicara dari IA ITB dan ILUNI berhalangan hadir, seandainya bisa hadir tentunya kolaborasi alumni muda dari ITS, ITB, KAGAMA dan ILUNI tentu akan menjadi kekuatan yang dahsyat.

Pantia memberikan pekerjaan rumah kepada alumni ProLead angkatan 1 ini yaitu mewujudkan sebuah kegiatan besar berskala nasional yang memberikan positive impact bagi alumni ITS dan masyarakat Indonesia. Ini merupakan penilaian final, apakah alumni ProLead angkatan 1 ini berhasil meretas kebersamaan dan networking untuk menjadi pemimpin masa depan.

Pada sessi penutupan, Pak Agus Widjanarko mewanti-wanti pentingnya organisasi IKA ITS, dan aktivitas didalamnya dalam rangka menjalin networking. Sedangkan Pak Sutopo Kristanto selaku orang yang paling bertanggung jawab terhadap kegiatan ProLead menyampaikan bahwa alumni ProLead dituntut kekompakannya untuk mewujudkan kontribusinya bagi organisasi IKA ITS dan bangsa Indonesia, Anda harus menciptakan kegiatan yang bagus karena akan dibandingkan dengan alumni ProLead angkatan berikutnya, dan akan mengisi catatan perjalanan alumni ProLead. Pada tahun ini, mudah-mudahan kegiatan ProLead angkatan 2 bisa dilaksanakan di Surabaya.

Pada sesi penutupan panitia melaporkan bahwa target-target ProLead telah tercapai dari sisi ouput alumni ProLead yaitu target nilai rata-rata adalah 7,50 dan output akhir ternyata 7,67 (diatas target). Serta hanya 3 orang peserta yang nilainya dibawah 7,50. Dari sisi jarak nilai antar perserta juga tipis, karena peringkat 2 & 3 beda nilainya hanya 0,05. Peringkat 1 & 2 bedanya 0,1. Memang semua peserta adalah top banget. Meskipun hanya 2 orang yang dipanggil kedepan untuk diserahkan sertifikat secara simbolis oleh Pak Agus Widjanarko dan Pak Sutopo Kristanto (karena keterbatasan waktu), namun semua alumni ProLead berhak mendapatkan pujian, karena membuktikan sebagai yang terbaik.

Pada malam hari, muncul email Ning Hesti di milis Pengurus Pusat IKA ITS yang bunyinya “Aku td dr acara ProLead, luar biasa semangat pesertanya…Ke depan, kita perlu bangun road map strategy dan pola pengembangan alumni sekaligus talent scouting nya, shg peran alumni di all lini bs sgr diproyeksikan dr tahun ke tahun, dlm keseluruhan ekosistem negara ini…untuk ini tentu IKA ITS tdk bs sendiri, kita perlu libatkan all pemain dlm ekosistem ini, tentu yg punya arah dan visi yg sama…saya siap diajak diskusi…Bravo IKA ITS…maju terus!!!