Kamis, Oktober 24, 2019
Fokus

Kartu Anggota IKA ITS sekaligus Kartu Kredit BNI

Pengurus Pusat IKA ITS dan Bank BNI (Persero) Tbk, pada tanggal 28 Nopember 2009 telah menandatangani MOU kerjasama penerbitan Kartu Kredit sekaligus Kartu Anggota IKA ITS. Kerjasama ini sangat menguntungkan IKA ITS.

Sebelumnya PP IKA ITS bekerjasama dengan Bank Niaga (CIMB Niaga) untuk penerbitan kerjasama penerbitan kartu krediti alumni ITS, dan kerjasama ini sudah berakhir pada tahun 2006. Sehubungan dengan proses pembicaraan perpanjangan kerjasama yang tidak mendapatkan hasil yang memuaskan kedua belah pihak, maka PP IKA ITS periode 2007-2011 telah membentuk Tim untuk menjajaki sekaligus “beauty contest” dengan Bank lain. Berdasarkan arahan dari Rektor ITS, tentang sinergi/integrasi antara Kartu Mahasiswa dan Kartu Alumni ITS dilayani oleh Bank yang sama untuk memudahkan pertukaran data dan informasi, maka PP IKA ITS fokus menjalin kerjasama dengan Bank BNI.

Meskipun diarahkan dulu ke Bank BNI, namun PP IKA ITS membawa misi bahwa perjanjian harus menguntungkan bagi IKA ITS dan alumninya. Jika dulu IKA ITS hanya mendapatkan jasa fee marketing sebesar 20% dari annual fee tahun pertama, maka dengan Bank BNI manfaat yang diperoleh oleh IKA ITS meningkatkan sangat bagus, yaitu :

1. IKA ITS akan mendapatkan sharing pendapatan annual fee sebesar 50% pertahun. Jika ada 6.000 alumni ITS yang bergabung dengan program ini, maka diperkirakan ada RP 1,2 milyar pertahun.

2. Transaction fee sebesar 0,3% dari pembelanjaan. Jika alumni ITS yang memiliki kartu ini aktif berbelanja, jika setiap bulan ada Rp 10 milyar transaksi maka akan ada bagi hasil sebesar Rp 30 juta ke IKA ITS.

Menurut Ketua Tim Negoisasi IKA ITS Ir Arif Boediono, diharapkan pada awal tahun 2010 MOU ini sudah bisa ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerjasama supaya bisa segera dioperasionalkan. Pembentukan Tim Negoisasi IKA ITS + keleluasaan peran untuk melakukan segala upaya negosiasi yang diberikan oleh Ketua Umum IKA ITS DR. Ir. Dwi Soetjipto MM, semenjak dibentuk pada bulan Agustus 2009, maka dalam waktu 3 (tiga) bulan telah memberikan hasil yang menggembirakan tidak hanya bagi IKA ITS tetapi juga Alumni ITS. Jika dulu alumni ITS enggan memiliki ataupun menggunakan Kartu Alumni ITS, maka diharapkand engan tingginya manfaat yang ada saat ini akan mendorong alumni ITS untuk menggunakan Kartu Alumni ITS-Kredit BNI.

Tim Negoisasi dengan BNI terdiri atas : Ir. Arif Boediono (Ketua), Anggota : Ir. Siti Musrifah, Ir. Abdullah Hafidz, Arief Hermawan ST, Diana Fajarwati ST.

Melalui mekanisme penggalangan dana ini, diharapkan dapat mendorong IKA ITS untuk lebih melakukan pendataan alumni ITS yang pada akhirnya memperkuat database alumni ITS dan melaksanakan amanat AD-ART untuk penyelenggaraan pemilihan Ketua Umum pada tahun 2011 dengan one man one vote. Pada Kartu Alumni ITS ini akan ditandai dengan nomor registrasi alumni ITS. Nomor registrasi ini akan menjadi bukti alumni ITS telah terdaftar sebagai anggota aktif IKA ITS dan akan memiliki hak melakukan pemilihan Ketua Umum IKA ITS tahun 2011 secara langsung.

Melalui pendapatan dana yang signifikan dan rutin ini, tentunya dapat menyokong pembiayaan IKA ITS baik ditingkat pusat, wilayah maupun komjur, sehingga aktifitas IKA ITS akan terus berjalan dengan kuantitas dan kualitas kegiatan yang bertambah baik, karena faktor dana yang selama ini menjadi masalah klasik, sebagian sudah mendapatkan solusinya. 

Sambil menunggu realisasi kerjasama antara PP IKA ITS – Bank BNI, maka Bidang Organisasi dan Kepranataan, Bidang Kebendaharaan perlu merumuskan mekanisme penerbitan Kartu Alumni ITS, termasuk distribusi fee yang diterima baik dari sisi jumlah maupun waktu pengucuran dan penentuan PW IKA ITS maupun Komisariat Jurusan yang berhak menerimanya. Sehingga selain memberikan aspek “Tricle Down Effect” yang besar untuk menjamin kelangsung aktivitas PW IKA ITS dan Komisariat Jurusan, juga untuk menghindari hal-hal negatif yang akan muncul dikemudian hari.

Melalui kolaborasi antara Dana Abadi dan Kartu Kredit/Anggota IKA ITS maka pendapatan pasti dari IKA ITS tiap bulannya sudah ada. Sebagai informasi, saat ini pendapatan dana abadi IKA ITS pada bulan Nopember mencapai +/- Rp 17 juta.