Selasa, Oktober 22, 2019
Fokus

IKA-ITS: Pembatasan Premium Masyarakat Hemat Energi

Pada tanggal 11 Februari 2008 Pengurus Pusat IKA ITS periode 2007-2011 beserta Ketua Dewan Penasehat IKA ITS/Rektor ITS dan Senat Alumni ITS diterima oleh Wapres R.I.

Nama-nama yang ikut dalam audiensi adalah :
1. Dwi sutjipto
2. Lukman Machfud
3. Djawahir Adnan
4. Karomul Wachid
5. Gunawan Adji
6. Harsusanto
8. Agus Widi Pratikto
9. Abdullah Hafidz
10. Bambang Sukaton
11. Jakfar amiruddin
12. Priyo Suprobo (Rektor ITS)
13. Joko Eko S (wakil Senat Alumni ITS)

Berikut adalah liputan di antara.
=======================================
Jakarta-RoL- – Ikatan Alumni Institut Tehnologi Surabaya (IKA-ITS) mendukung penuh rencana pemerintah melakukan pembatasan pembelian premium bersubsidi karena dinilai mampu mendidik masyarakat mengurangi konsumsi BBM.

“Kita (IKA-ITS) sangat mendukung pembatasan pembelian premium bersubsidi yang saat ini sangat berlebihan,” kata Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni ITS Lukman Mahfoedz setelah bertemu Wapres M Jusuf Kalla di Jakarta, Senin. Menurut Lukman yang juga Presiden Direktur Medco Energi tersebut inti persoalannya adalah bagaimana masyarakat bisa berhemat dan menekan konsumsi BBM.

“Mudah-mudahan dengan kartu pintar (smart car) masyarakat bisa terdidik agar efisien menggunakan BBM,” kata Lukman.
Dalam pertemuan dengan IKA-ITS, Wapres juga menekankan bagaimana bisa mengurangi konsumsi BBM. Untuk itu, Wapres mengatakan harus ada peningkatan energi terbarukan dan di sisi lain harus ada pengurangan ketergantungan pada minyak.

Dalam pertemuan Wapres juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk pemberdayaan energi terbarukan tersebut. Disi lain IKA-ITS juga mengajukan beberapa pokok pikiran di bidang energi.

“Kita kerja secara detail artinya pengurangan konsumsi BMM bisa dikurangi dan itu artinya tingkatkan penggunaan energi terbarukan,” kata Lukman. Pemerintah tahun 2006 telah memutuskan pengurangan ketergantungan konsumsi BBM.antara/mim