Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Google Street View Bisa Intip Dunia

LONDON, alumniITS.com – Google Street View tampaknya semakin mengukuhkan diri sebagai fasilitas “pengintip” nomor satu di dunia. Setelah memungkinkan penggunanya melihat interior Burj Khalifa di Dubai, interior Airbus A360, hingga menjelajahi Diagon Alley, kini Google Street View kembali mengajak penggunanya melihat langsung interior TARDIS (Time and Relative Dimension in Space).

Yang belum familiar tentang ini, TARDIS merupakan mesin waktu sekaligus pesawat luar angkasa. TARDIS digunakan oleh Time Lord atau Sang Doktor sendiri dalam Doctor Who.
 
Doctor Who merupakan film sains-fiksi yang ditayangkan oleh BBC. Tampaknya, Google tertarik memanjakan penggemar film yang sudah mengumpulkan ribuan penggemar tersebut. Melalui aplikasi via internetnya, peta Street View, Google membuat para penggemar dapat melihat bagian interior TARDIS sesuai dengan keinginan mereka.
 
Sama seperti dalam film, Google memberikan gambaran yang jelas atas eksterior dan interior TARDIS. Eksterior TARDIS menyerupai bilik telepon umum khas Inggris. Namun, bagian interior TARDIS jauh lebih lapang ketimbang eksteriornya.
 
Pengguna aplikasi online ini bisa melihat adanya ruang kontrol dan lampu-lampu kehijauan di dalamnya. Sayangnya, Google tidak menayangkan semua bagian TARDIS. Hanya ruang kontrol yang ditampilkan. Perpustakaan, galeri seni, dan kolam renang yang seharusnya bisa diakses dalam TARDIS tidak ikut disertakan.

“Terinspirasi Perayaan 50 tahun Doctor Who, insinyur kami berpikir bahwa pengguna akan merasa diuntungkan bila melihat secara ‘langsung’. Mereka bisa menemukan dan berkeliling dalam TARDIS dengan Street View,” ujar juru bicara Google seperti dilansir Dailymail, Senin (19/8/2013).
 
Aplikasi TARDIS dibuat satu tahun lalu oleh Greg Kumparak di California, Amerika Serikat. Greg memanfaatkan teknologi augmented reality (AR) pada kreasinya.
 
Greg bisa membuat sebuah bilik telepon umum berukuran mungil menggunakan kayu, dua botol, dan cat biru tua. Dia juga menyertakan sebuah lampu berwarna merah di atas bilik telepon umum tersebut. Tak hanya itu, Greg juga mampu menciptakan model perabotan dan interior tiga dimensi di dalam TARDIS. Dengan bantuan piranti lunak Vuforia dari Qualcomm, siapa pun bisa melihat interior TARDIS mini buatan Greg. (endy)