Jendela Kesehatan

Apakah Rumah Anda Berpotensi Bikin Gemuk?

KOMPAS.com – Ternyata letak furnitur dan barang-barang di rumah Anda bisa memicu kenaikan berat badan. Enggak percaya?

Ruang keluarga
Sofa. Ini dia yang paling berpotensi menyebabkan Anda tak mau bergerak. Sofa lembut nan empuk, plus bantal-bantal membuat si empunya betah berlama-lama duduk atau berbaring, sehingga malas bergerak. Para peneliti menemukan bahwa sofa empuk bisa membuat lemak di tubuh kita lebih nyaman pula. Setidaknya, sekitar 350 kalori bisa kita bakar jika sofa yang digunakan bukan yang empuk dan banyak bantal. Solusinya, singkirkan selimut nyaman, simpan remote control di laci, taruh telepon di ujung ruangan. Intinya, sebarkan barang-barang Anda di segala penjuru rumah untuk memaksimalkan pergerakan tubuh Anda. Sebisa mungkin upayakan Anda menggerakkan tubuh untuk membakar kalori-kalori itu.

Tirai. Manusia cenderung lebih senang makan di ruangan yang temaram atau kurang pencahayaan. Di tempat yang kurang pencahayaan, sinyal visual berkurang, dan kita jadi lebih permisif terhadap segala hal. Maka, maksimalkan pencahayaan di segala ruangan. Singkapkan tirai, nyalakan lampu, ganti bohlam dengan warna lebih terang, apa pun untuk membuat Anda lebih waspada akan segalanya (termasuk bentuk tubuh).

Televisi. Terbiasa makan sambil menonton televisi? Kurangi kegiatan semacam ini segera! Karena, ketika Anda makan, sementara mata dan fokus Anda ke hal yang lain, jumlah makanan yang masuk pun tak terkira. Otak tidak dapat mengirimkan sinyal bahwa perut Anda sudah kenyang ketika Anda sedang tidak fokus pada makanan. Betapa mudahnya satu kantong besar keripik kentang menghilang di dalam mulut Anda ketika sedang menonton. Matikan televisi saat sedang makan, dan usahakan untuk makan hanya di meja makan. Sehingga secara tak sadar, pikiran Anda hanya akan terasosiasi dengan makanan ketika berada di meja makan saja, bukan tempat lain.

Camilan. Coba cek meja di ruang keluarga Anda. Apakah ada segala camilan menunggu untuk dimakan? Jika ya, maka saatnya untuk menyingkirkannya. Jauhkan segala macam camilan dari meja ruang televisi untuk mencegah Anda mengkonsumsinya.

Meja belajar. Meski seharusnya dibuat senyaman mungkin untuk bekerja, namun meja belajar yang terlalu nyaman juga akan membuat Anda malas bergerak. Usahakan setiap satu jam sekali Anda melakukan peregangan agar tubuh Anda tidak “malas”.

Ruang tidur
Tempat tidur. Jika salah pilih, tempat tidur memiliki andil juga dalam memicu kegemukan. Riset menyatakan, bahwa mereka yang kurang tidur cenderung menambah berat badan. Alasannya, karena hormon yang meregulasikan nafsu makan menjadi tidak teratur. Berinvestasilah pada tempat tidur yang cukup keras, dan bersihkan dari segala hal yang bisa membuat Anda kurang istirahat (tagihan, makanan, televisi, dan hal lain yang bisa membuat Anda terjaga).

Jendela. Ruangan yang dingin merupakan penghalang untuk seseorang mau berolahraga. Maka, kurangilah pemakaian pendingin udara. Maksimalkan penggunaan jendela di siang hari agar udara alami bisa bersirkulasi.

Cermin. Usahakan agar tidak ada cermin di dalam kamar. Para peneliti di Universitas McMaster Kanada menemukan bahwa wanita akan menjadi kurang fokus dan berkurang motivasinya ketika mereka melihat dirinya sendiri berolahraga. Tetapi, ketika melihat diri di cermin yang diletakkan di ruang makan, nafsu makannya akan berkurang.

Timbangan berat badan. Wanita yang menimbang berat badannya secara teratur cenderung mampu menjaga berat badannya tetap ideal, begitu laporan dari Universitas Brown.

Lemari makanan. Apakah Anda menyimpan camilan favorit di bagian bawah dan paling depan? Jika Anda ingin menurunkan berat badan, disarankan untuk memindahkannya ke bagian atas lemari, dan paling belakang. Ini penting untuk mengurangi godaan untuk mengudapnya. Simpan hanya makanan bernutrisi dan rendah lemak di bagian bawah depan lemari penyimpanan makanan Anda.

Lemari pendingin. Gunakan kertas pembungkus dari aluminium, kotak penyimpan buram atau yang bagian dalamnya sudah dilapisi kertas pembungkus untuk menyimpan makanan kurang sehat. Anda akan menghindari godaan untuk memakannya jika Anda tak bisa melihatnya. Jika memang ada makanan yang kurang sehat dan berlemak, seperti kue ulang tahun, atau cokelat, simpan saja di freezer, atau berikan kepada orang lain. Tambahkan pasokan buah-buahan, sayuran, yogurt rendah lemak, keju, dan susu rendah lemak. Para peneliti mengatakan, mengkonsumsi makanan natural, segar, dan rendah lemak, bisa membantu mengurangi berat tubuh.

Begitu pula dengan minuman dingin kemasan. Apakah Anda selalu menyimpan minuman berkarbonasi di lemari pendingin? Sebaiknya hindari minuman instan bergula, meski yang khusus untuk diet sekalipun. Studi menunjukkan, bahwa mereka yang meminum soda diet justru cenderung mudah menambah berat badan, karena keinginan untuk mengisi kebutuhan soda di dalam tubuhnya tidak terpenuhi.

Warna dekorasi ruang makan. Ada alasan mengapa restoran Italia menggunakan taplak meja corak kotak-kotak warna merah dan putih, dan restoran cepat saji mendekorasi ruangannya dengan warna merah atau jingga. Warna-warna tersebut bisa menstimulasi keinginan makan seseorang. Untuk mendekorasi ruang makan Anda agar bisa mengontrol asupan makanan, disarankan menggunakan warna biru atau sage green.