Rabu, Oktober 23, 2019
Rehat

Selamat atas keberhasilan ITS menempati rangking 64 perguruan tinggi terbaik dunia versi Webometrics

Pengurus Pusat IKA ITS mengucapkan selamat atas keberhasilan ITS menempati peringkat 64 perguruan tinggi terbaik di dunia versi Webometrics periode Januari 2011. Mudah-mudahan dapat dipertahankan dan ditingkatkan dimasa mendatang. Ammmiinn…

 

Tiga perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia berhasil menempati ranking 100 besar dunia dalam peringkat Repositori Institusional Periode Januari 2011 versi Webometrics. Tiga teratas itu adalah Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan Universitas Sumatra Utara (USU) Medan.

ITS menempati peringkat ke 64, Undip urutan 70, dan USU urutan 91. Pemeringkatan Webometrics untuk Repositori Institusi tersebut bertujuan mengukur komitmen perguruan tinggi dalam memberikan akses masyarakat terhadap penelitian yang dikeluarkannya.

Publikasi tersebut berbentuk jurnal ilmiah, tesis, disertasi maupun skripsi. Repositori Institusional merupakan pemeringkatan yang dilakukan dengan mengacu berdasarkan pada empat kriteria. Yakni, size (jumlah halaman yang tertangkap situs pencarian), visibility (dilihat dari jumlah backlink), rich files (jumlah file dokumen), serta scholar (jumlah paper dan sitasi di Google Scholar).

Menanggapi hal itu, Pembantu Rektor I ITS Arif Djuanaedi mengapresiasi hasil pemeringkatan tersebut. Masuknya ITS dalam ranking dunia tersebut tidak lepas dari publikasi riset, baik melalui jurnal ilmiah maupun website resmi ITS.

“Penilaian itu sifatnya sebenarnya masih kuantitatif, jadi perlu ditidak lanjuti untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di ITS sendiri,” ujar Arif, di Surabaya, Jumat (21/1).

Menurutnya, jumlah penelitian di ITS memang mengalami kenaikan yang diikuti publikasi internasional. Pasalnya, kunci utama bisa sejajar dengan universitas dunia adalah dengan memperbanyak publikasi penelitian ilmiah. “Ada peningkatan dari penelitian. Karena itu, akan terus didorong civitas akademika ITS untuk melakukan penelitian sesuai dengan kompetisinya,”