Rehat

Rentetan Gempa Akan Serang Sumatera 30 Tahun

SINGAPURA, KOMPAS.com –  Rentetan gempa bumi diperkirakan akan menyerang Pulau Sumatera dalam waktu 30 tahun ini dan klimaknya memicu tsunami. Pakar gempa menyatakan, gempa dahsyat yang diprediksi akan terjadi akan jauh lebih kuat daripada gempa bumi 7,6 skala richter (SR) di Padang beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dikatakan Kepala Observatorium Bumi Singapura, Kerry Sieh, yang selama ini menjadi salah satu pakar gempa yang intensif meneliti kegempaan Sumatera.

Dia mengatakan, gempa besar berikutnya akan berlangsung lebih dari enam kali lipat gempa berkekuatan 7,6 SR melanda Sumatera Barat, pada 30 September, yang meratakan kota Padang.

“Kami memperkirakan kekuatannya sekitar 8,8, bisa dikatakan lebih atau kurang 0,1 (skala magnitud),” ujar Sieh, profesor Amerika pada sebuah presentasi di Universitas Teknologi Nanyang, baru-baru ini.

Dia mengatakan, jika gempa Sumatera bulan lalu berlangsung sekitar 45 detik, gempa tersebut bisa berlangsung selama 5 menit.

Dikatakan, berdasarkan sejarah gempa bumi dari analisis geologis yang mempelajari lapisan terumbu karang dari daerah sekitar, gempa bulan lalu hanyalah sebuah awal. Seperti tekanan di bawah patahan yang menggulung lonjakan, Sieh mengatakan gempa akhir-akhir ini memiliki efek yang sangat kecil dalam mengurangi desakan yang akan melepaskan energi yang terpendam dalam 30 tahun mendatang.

“Jika kamu mempunyai anak, kamu perlu mengajarkan bahwa anak tersebut akan mengalami gempa bumi dan tsunami,” tambahnya.