Berita

PlayStation Vita Siapkan Game Besar

LONDON, alumniITS.com – Saat diluncurkan pertama kali pada Desember 2011 lalu, PlayStation Vita dinilai memiliki masa depan menjanjikan. Harapan tersebut muncul karena beberapa pihak menganggap bahwa konsol game portabel penerus PlayStation Portable (PSP) ini mempunyai berbagai fitur canggih.

Namun perjalanan PS Vita nyatanya tidak semulus yang dibayangkan. Masyarakat kurang mengapresiasinya dengan baik. Berbagai usaha telah dilakukan Sony. Sebelumnya, pada Maret kemarin mereka telah memangkas harga PS Vita dari US$ 250 (sekitar Rp 2,4 juta) menjadi US$ 199 (sekitar Rp 1,9 juta) khusus untuk pasar Amerika Serikat.

Kini melalui akun Twitter pribadinya, Senior Business Development Manager dari Sony Europe, Shahid Kamal Ahmad (@shahidkamal), mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah judul “game besar” untuk dirilis ke konsol genggam PS Vita tahun ini.

Dilansir laman IGN, (13/5/2013), setelah mengumumkan hal tersebut, ia membuat pernyataan yang cukup mengejutkan dengan mengatakan bahwa dirinya tidak dapat mengungkap informasi lebih detil mengenai kabar ini sekarang, namun gamer PS Vita dapat mengetahuinya dalam beberapa hari kedepan.

Lebih lanjut, di tweet selanjutnya dia menegaskan bahwa game ini bukanlah besutan dari studio indie. Sebelumnya, pada akun Linkedln-nya, Shahid juga telah mengonfirmasi bahwa perusahaan raksasa teknologi asal Jepang itu pun akan mengurangi jumlah ekosistem game rintisan studio game indie pada PS 3 dan PS Vita.

Rumornya sejumlah game yang ‘dipensiunkan’ dari PS Vita meliputi judul-judul berikut; Thomas Was Alone, Hotline Miami, Velocity Ultra, Lone Survivor, dan masih banyak lagi.

Di sisi lain, sejumlah pengamat berspekulasi judul “game besar” yang dimaksud Shahid adalah game Minecraft, permainan bergenre sandbox yang kini tengah populer. Permainan ini dapat dimainkan oleh multi-platform, mulai dari perangkat mobile baik iOS maupun Android, PC, bahkan Xbox 360.

Minecraft diciptakan oleh pencipta asal Swedia, Markus “Notch” Persson, dan sekarang dikembangkan oleh perusahaannya, Mojang. Minecraft difokuskan pada kreativitas dan pembangunan, yang memungkinkan pemain untuk membangun konstruksi dari kubus bertekstur dalam dunia 3D. Gameplay-nya memberikan kebebasan bagi pemainnya untuk membangun world (lingkungan bermain) mereka sendiri. ([email protected])