Berita

Masyarakat Diajak Rayakan 53 Tahun ITS

 


SURABAYA, alumniITS.com – Tahun 2013 tepatnya 10 November, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya bakal memasuki usianya yang ke-53. Peringatan hari jadi atau yang lazim disebut dies natalis ini akan diperingati dengan menggelar sejumlah kegiatan menarik. Pembukaan peringatan Dies Natalis ke-53 ITS sendiri akan dilaksanakan pada Rabu (11/9).

Upacara pembukaan kali ini pun dikemas berbeda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan siang hari, untuk tahun ini akan dilaksanakan pada malam hari. Lebih dari itu, rangkaian acara dies natalis kali ini mengedepankan misi untuk ITS bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Alasan mengapa jadwal upacara pembukaan menjadi malam hari. Tentunya agar kuliah tetap bisa berjalan pada siang hari dan mengurangi adanya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penonton yang pingsan karena kepanasan,” jelas Dr Ir Hidayat Soegihardjo Masiran MS, ketua panitia penyelenggara Dies Natalis ke-53 ITS di Surabaya, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi AlumniITS.com di Jakarta, Selasa (10/09/2013).

Dengan tema Meningkatkan Etos Kerja dan Kreativitas untuk Keunggulan Internasional, berbagai acara dikemas dengan semangat sesuai slogan yang diangkat. Yakni, ITS Etos-Kreatif-Unggul. Ketiga poin tersebutlah yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan dies natalis tahun ini.

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) tersebut juga menyebutkan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan hingga puncak acara pada 10 November mendatang. Di antaranya ada festival seni, turnamen olahraga, kegiatan sosial, dan banyak kegiatan menarik lainnya. “Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya untuk sivitas akademika ITS, tapi juga mengajak masyarakat umum untuk berpartisipasi,” lanjut Hidayat.

Dicontohkan, kegiatan Mlaku-mlaku nang Tunjungan Mbarek ITS (Jalan-jalan ke Tunjungan bersama anak ITS, red) yang merupakan kali pertama diadakan dalam peringatan dies natalis ITS. Panitia memilih Jalan Tunjungan karena merupakan ikon heritage Kota Surabaya.

Pasalnya, banyak sekali peninggalan sejarah yang merupakan potret perjuangan arek-arek Suroboyo pada 10 November 1948 lalu. “Ini merupakan salah satu upaya membantu program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk tetap menjaga sejarah,” ujarnya.

Pada acara tersebut, selain dilakukan teatrikal drama perobekan Bendera Merah Putih di Hotel Majapahit, juga digelar Pasar Seni dan Teknologi. Di mana selain memamerkan hasil karya teknologi mahasiswa ITS, turut pula dipamerkan hasil kerajinan dan makanan khas Surabaya.

Tak hanya itu, di tempat yang sama akan dilaksanakan pula pertunjukkan seni dengan menghadirkan artis ibukota Yovie & Nuno dan artis lokal yang sudah menasional Klanthing. Bakal dimeriahkan pula para finalis ITS Mencari Bakat. Untuk pembawa acaranya dari alumni ITS sendiri yang sudah cukup dikenal oleh para penonton TV di Indonesia , Cak Lontong.

Selanjutnya ada Fun Bike ITS. Seperti tahun sebelumnya, ITS kembali mengajak masyarakat umum untuk bersepeda dan bergembira. Dengan melintasi jalur sejauh 20 km, ITS mempersembahkan bermacam-macam hadiah dengan hadiah utama satu unit mobil. “Start-finish-nya di gedung Robotika ITS, yang beruntung nantinya bisa mendapatkan hadiah utama satu unit mobil keluaran terbaru dari Toyota,” papar Hidayat.

Tak hanya memanjakan dengan hiburan-hiburan, ITS juga mengadakan kegiatan sosial khususnya untuk kaum marjinal di Surabaya. “Ada ITS Mengajar yang nantinya para relawan dari ITS akan diterjunkan langsung di lapangan (Sekolah Dasar, red) di sekitar kampus ITS,” tambahnya. Selain itu juga ada pasar murah, sunatan massal, kumpul anak yatim & festival Banjari, juga penghijauan.

Meskipun terdapat kegiatan-kegiatan baru, tetap ada pula seminar nasional yang nantinya akan mendatangkan Menteri Perekonomian RI, Hatta Rajasa, dan Menteri Pekerjaan Umum, Ir Djoko Kirmanto Dipl HE pada saat orasi ilmiah di puncak Dies Natalis ke-53.

Selain itu mengadakan turnamen olahraga. Ada sepak bola, futsal, bola voli, tenis lapangan, tenis meja, catur, bola basket, bulu tangkis, tarik tambang dan golf. Bahkan masyarakat juga akan dihibur dengan pertunjukkan wayang kulit oleh Ki Cahyo Kuntadi dengan lakon Lahirnya Parikesit. ([email protected])