Fokus

Kunjugan PP IKA ITS dan Rektor ITS di Kalimantan Timur

Pada tanggal 2-3 Mei 2008, Pengurus Pusat IKA ITS dan Rektor ITS beserta jajarannya melakukan kunjungan ke Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Jawa Timur dan pengusaha dari Jawa Timur. Nama-nama delegasi sebagai berikut :
1. Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Priyo Suprobo M.S., PhD.
2. PR I, Prof. Ir. Arif Djunaidy, MSc. PhD.
3. PR II, Prof. Dr. Ir. Sugeng Winardi, MEng.
4. PR IV & Waka II PP IKA ITS, Ir. Eko Budi Djatmiko, M.Sc., Phd.
5. Sekretaris LPPM ITS, Ir. Imam Prajogo
6. Sekjen PP IKA ITS, Ir. Djawahir Adnan
7. Bendahara PP IKA ITS, Ir. Abdullah Hafidz
8. Ketua Kadin Jawa Timur & Anggota Dewan Penasihat IKA ITS, Ir. Erlangga Satriagung
9. Perwakilan PT. Adiagraha, Ir. Susono Hadinugroho

Tujuan kunjungan kerja bagi ITS adalah dalam rangka meningkatkan “awareness” ITS di Kalimantan Timur, meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi setempat, Meningkatkan penerimaan mahasiswa dari Kaltim melalui jalur PMDK. Sedangkan bagi PP IKA ITS kunjungan ini dimaksudkan dalam rangka sosialisasi program kerja PP IKA ITS dan sinkronisasi dengan program kerja wilayah, menggali aspirasi dari alumni ITS, updating data alumni ITS dan sosialisasi program mentor bisnis.

Secara ringkas dalam sambutan Ketua Pengurus Wilayah IKA ITS – Kaltim, Cak Dicky Soesanto (Arsitek). Ketua Badan Kehormatan DPRD Samarinda ini mengharapkan peningkatan kerjasama ITS dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan menambah kuota penerimaan mahasiswa baru ITS dari jalur PMDK yang berasal dari Kalimtan Timur. Selain itu cak Dicky juga berharap semakin banyak alumni ITS yang mau terjun ke dunia politik dan bisnis. Di Kaltim ada Cagub alumnus ITS yang putra asli Kaltim
yaitu cak Nursyiwan Ismail (E18, Asisten II Provinsi Kaltim). Meski Cak Dicky berasal dari partai yang berbeda, tetapi tidak sungkan-sungkan memuji. Alumni
ITS Kaltim banyak juga yang menjadi tim sukses pasangan lain, tetapi sebagai sesama “arek ITS” sangat meng-apresiasi alumnus yang berani maju ke Pilgub.

Sambutan berikutnya dari Waka II PP IKA ITS (mewakili Ketua Umum, Cak Dwi Sutjipto yang masih diluar negeri). Cak Eko Budi Jatmiko memperkenalkan rombongan Rektor ke para alumni. Maklum alumni yang datang dari yang sudah pensiun sampai yang baru lulus. Selain itu cak Eko juga berharap alumni ITS Kaltim bisa lebih solid dan selalu memperluas jejaring. Program Mentor Bisnis 99 juga diperkenalkan dan berharap setelah Jakarta dan Bandung, program ini bisa juga dilaksanakan di Kaltim.

Dalam sambutannya, Rektor ITS Prof. Ir. Priyo Suprobo, MS. PhD menekankan perlunya kerjasama yang lebih erat antara ITS, Alumni ITS di Kaltim dan Pemrov Kaltim, penjelasan mengenai kurikulum ITS yang sudah menyeimbangkan antara hardskill (otak kiri) dan softskill (otak kanan). Rektor ITS juga memaparkan hasil-hasil kerjasama antara LPPM ITS dengan Pemprov Kaltim antara lain Perencanaan Komplek Stadion Utama Palaran Samarinda, Sedangkan dalam forum tanya jawab, Sekjen PP IKA ITS Bapak Djawahir Adnan menyampaikan bahwa program mentor bisnis yang sudah berjalan di Jakarta dan Bandung diharapkan dapat segera dimulai di Kaltim (Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sangata dll). Konsep mentor bisnis adalah tumbuhnya entrepreneur baru serta terjalinnya jaringan bisnis alumni ITS.

Alumni ITS yang berada di Kaltim sangat antusias menghadiri pertemuan alumni, baik yang diselenggarakan di Samarinda, Bontang maupun Balikpapan. Hal ini tidak lepas dari upaya yang maksimal dari segenap Pengurus IKA ITS Wilayah Kalimantan, seperti yang disampaikan oleh Cak Indra DEPE Sekretaris Pengurus IKA ITS Wilayah Kalimantan bahwa dalam rangka memaksimalkan informasi kegiatan ini, undangan tidak hanya dilakukan melalui milis, SMS saja, bahkan dilakukan iklan di media cetak setempat. Banyaknya alumni yang hadir menunjukkan bahwa 300-an alumni ITS di Kalimantan Timur dalam keadaan solid. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan update data alumni dan kusioner kegiatan mentor bisnis. Hasil dari update data akan disampaikan kepada Pengurus Pusat IKA ITS, sedangkan kuisioner mentor bisnis akan difollow up dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan yang berkoordinasi dengan Pengurus Pusat IKA ITS yang membidangi.

(disarikan dari Laporan Cak Indra DEPE di milis)