Berita

IDC: Penjualan Tablet Salip Penjualan Laptop

WASHINGTON, alumniITS.com – Kehadiran dan pertumbuhan perangkat mobile, tablet dengan desain lebih compact dan kemampuan yang menyerupai komputer diprediksi akan semakin meningkat. Hingga akhir tahun 2013, lembaga riset IDC (International Data Corporation) memprediksi pasar tablet akan mengambil alih pasar penjualan laptop.

Menurut laporan global triwulan yang dirilis IDC, penjualan tablet diprediksi akan meningkat hingga melampaui penjualan laptop. IDC menunjukkan pertumbuhan tablet akan melampaui penjualan komputer secara keseluruhan pada tahun 2015.

Perubahan perilaku konsumen terhadap penggunaan perangkat komputasi, aplikasi dan pembentukan ekosistem diduga menjadi pemicu kuat meningkatnya ketenaran tablet. Meskipun memiliki peran penting dalam era baru berkomputasi, namun kehadiran perangkat desktop dirasa kurang memenuhi pelaku bisnis.

“Bagi sebagian konsumen tablet dinilai menjadi solusi sederhana dan elegan untuk menyelesaikan tugas yang selama ini dikerjakan menggunakan desktop,” ujar Ryan Reith, Programme Manager IDC Mobility Tracker seperti dikutip dari PocketLint, Rabu (28/5/2013).

Meskipun masih ada kalangan yang membutuhkan desktop berkekuatan tinggi untuk sejumlah kebutuhan seperti gaming dan desain, namun untuk kebutuhan mobilitas orang cenderung memilih tablet dibandingkan laptop.

Menariknya IDC melihat pergeseran penggunaan perangkat layar lebih besar ke ukuran yang lebih kecil seperti 8 inci dan 7 inci. Hal ini tidak terlepas dari kehadiran tablet 7 inci yang dibanderol dengan harga terjangkau seperti Google Nexus 7.

Dilansir Slashgear, hingga akhir kuartal satu (Q1) 2013, IDC memprediksi penjualan tablet didominasi dengan perangkat berukuran 8-11 inci sebesar 73 persen, tablet berukuran kurang dari 8 inci sebesar 55 persen.

Tahun 2017, pertumbuhan tablet kurang dari 8 inci diperkirakan mencapai 57 persen, tablet lebih dari 11 inci mencapai 6 persen dan tablet 8-11 inci sebesar 37 persen. Jumlah pengapalan tablet diharapkan bisa tumbuh sebesar 58,7 persen atau setara dengan 229,3 juta unit di seluruh dunia. ([email protected])