Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Aplikasi MIDA Kini Bisa Dipakai Bayar Tagihan dan Beli Online

Tidak hanya sebagai database dan jejaring Alumni semata, kini Aplikasi MIDA telah bertransformasi menjadi semakin menarik. Kerjasama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  (BNI) dan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) yang ditandatangani 16 Februari 2019 pada acara FGD dan Rakernas IKA ITS menandai kolaborasi BNI dan IKA ITS  untuk memaksimalkan pelayanan perbankan demi memberikan kemudahan bagi para Alumni ITS dalam bertransaksi. BNI menanamkan berbagai layanan termutakhir dalam aplikasi MIDA IKA ITS, yaitu Sharing Biller dan e-collection.

Bentuk solusi layanan keuangan yaitu Integrasi Aplikasi MIDA IKA ITS dengan sistem layanan terbaru BNI berupa Sharing Biller dan E -Collection. Sharing Biller merupakan sarana untuk pembayaran berbagai tagihan seperti tagihan listrik/air/telepon, BPJS, top up pulsa, tagihan asuransi, tv berlangganan, dan tagihan lainnya.

Adapun e-Collection merupakan platform collection dan billing management yang terintegrasi dengan platform virtual account, untuk menerima pembayaran-pembayaran. Pembayaran yang bisa dilakukan adalah seperti pembayaran untuk belanja di aplikasi dan donasi dalam rangka _raising fund_ termasuk _endowment fund_ IKA ITS. Channel pembayaran ini dapat digunakan di semua channel termasuk channel dari bank lain.

Apa manfaat Alumni ITS membayar tagihan melalui Aplikasi MIDA IKA ITS? Pertama dan mendasar adalah membayar tagihan melalui Aplikasi MIDA IKA ITS sama seperti membayar menggunakan ATM, outlet kantor pos, Tokopedia, Bukalapak, maupun agen-agen individu perbankan yang saat ini marak, bahkan membayar melalui mobile banking. Perbedaannya adalah, membayar tagihan melalui Aplikasi MIDA, maka Alumni ITS secara tidak langsung turut berkontribusi dalam memperkuat organisasi. Kerjasama IKA ITS – BNI ini maka pendapatan BNI atas biaya layanan tagihan yang diperoleh dari PLN, BPJS, airline dan lainnya, sebagian akan menjadi pendapatan IKA ITS. Aplikasi MIDA sebagai channel pembayaran maka akan ada pendapatan dari layanan tersebut.

Potensi Alumni ITS yang terdaftar di MIDA saat ini yang sudah mencapai 48.000 orang, tentu pasar yang potensial, dan jika masing-masing mengalihkan membayar tagihan dari channel pembayaran yang biasa dia gunakan diganti melalui Aplikasi MIDA, jika rata-rata nilai transaksi pembayaran 1 bulan Rp 500.000, maka akan ada potensi sebesar Rp 24 miliar/perbulan. Ini tentu jumlah yang besar, apalagi 125 ribu lulusan ITS semuanya sudah terdaftar diAplikasi MIDA, maka potensinya menjadi semakin besar.

Fitur E-Colleciton memungkinkan IKA ITS menggalang dana dari Alumni ITS untuk berbagai program, semisal beasiswa, bantuan/donasi bencana alam, ZIS, bahkan crowdfunding investasi jika ada proposal menarik dari sesama alumni pada suatu bisnis yang menguntungkan. Pendanaan proyek dengan mudah bisa di gali melalui Aplikasi MIDA IKA ITS.