Rabu, Oktober 23, 2019
Berita

Penuhi Kebutuhan Energi, Jakarta Butuh PLTN

JAKARTA, alumniITS.com –  Guna memenuhi kebutuhan energi di kota besar khususnya, Jakarta, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) mendesak untuk dilakukan. Apalagi, seluruh landasan hukum sudah cukup bagi Indonesia untuk membangun PLTN. Keinginan politik pemerintah juga sudah ada.

“Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik, PLTN harus segera dibangun,” papar Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Djarot Sulistio Wisnu Broto di Jakarta, kemarin.

Dengan jumlah penduduk mencapai 240 juta jiwa, lanjut dia, sudah tidak ada alasan menunda pembangkit listrik energi nuklir. Banglades saja yg penduduk kecil, dan Vietnam juga kecil saja sudah mau memulai pembangunan nuklir. “Jadi ke depan memang harus segera dibangun,” ungkapnya.

Peneliti dari Kajian Akademisi Universitas Indonesia, Citra Wardhani, menilai pembangunan PLTN bisa dilakukan, asalkan ada keinginan dari pemerintah. Ketakutan dari masyarakat bisa diatasi, jika ada intervensi sosial. Bukan hanya sekedar dengan sosialisas, seperti yang dilakukan pemerintah selama ini.

“Apakah pemerintah bisa mewujudkan pembangunan PLTN, menurut saya bisa,” ujar Citra Wardhani, peneliti dari Kajian Akademisi Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Citra mengatakan, terbatasnya studi-studi mengenai nuklir membuat masyarakat kurang mengerti. Kecenderungan masyarakat untuk melakukan penolakan pun menjadi besar. Untuk itu, masyarakat harus segera diberikan pilihan.

“Misalnya, bapak-ibu pilih mana? hidup dengan listrik byarpet, atau dengan nuklir. Jadi, harus jangan berat sebelah. Kalau tidak nanti tidak akan terwujud,” ungkapnya. (endy)