Kiprah AlumniProfil

Kristiono

Ir. Kristiono (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 12 Februari 1954, setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Surakarta melanjutkan pendidikan sarjana di Teknik Elektro ITS pada tahun 1974 dan lulu di tahun 1978. Sebagai Sarjana Teknik Elektro yang bergelar Insinyur. Posisi pertamanya di Telkom adalah sebagai maintenance engineer. Kemudian selama enam tahun dia dipercaya sebagai kepala urusan teknik sentral telepon antara tahun 1982-1988. Dari situ dia dikirim selama dua tahun ke Denpasar sebagai Deputi Kepala Wilayah Telekomunikasi (Ka-Witel) VII Denpasar antara tahun 1989-1990. Kemudian dia diangkat selama tiga tahun menjadi kepala subdit bina program perlengkapan, setelah itu sebagai Kepala Proyek Telkom IV antara tahun 1992-1994.

Cak KR (panggilan Kristiono) kemudian “dikembalikan” ke Surabaya untuk memangku jabatan Kepala Divisi Regional V Jawa Timur selama enam tahun, antara tahun 1994-2000. Pada tahun 2000, Kristiono masuk ke jajaran direksi Telkom sebagai Direktur Perencanaan dan Teknologi di bawah kepemimpinan Mohammad Nazif. Bulan Juni 2002 adalah masa terpenting bagi dia saat terpilih sebagai Direktur Utama Telkom sampai 2005.

Berbagai pelatihan dan penugasan yang diikuti ketika berkarir di Telkom antara lain pelatihan Telephone Switching Engineering di Kokusai Denshin Denwa Co., Ltd. tahun 1982, Project Planner di Siemens tahun 1983, Pemeriksaan Operational PPA STAN tahun 1985, Cellular Radio di ITU tahun 1988, Kursus Staf dan Pimpinan III Telkom tahun 1990, Kursus Staf dan Pimpinan Gabungan BUMN, Lemhannas tahun 1992, Kursus Manajemen TOP 50 1996, serta Kursus Reguler Lemhannas KRA XXXII 1999. Cak KR sempat menjadi Komisaris Bursa Efek Jakarta (saat ini Bursa Efek Indonesia) dari tahun 2004-2007 dan 2007-2009. Saat ini Kristionomerupakan Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia.

Cak KR terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA ITS pada Kongres IKA ITS 2003. Pada masa kepemimpinannya, dilakukan modernisasi IKA ITS melalui pembentukan Pengurus Wilayah berdasarkan distribusi dan potensi Alumni ITS serta penguatan Komisariat Jurusan. Pada masanya pula pertama kali diterbitkan Direktori Bisnis Alumni ITS di tahun 2005. Kemudian membentuk lembaga kebijakan teknologi dan industri (TENOV) dan lainnya. Pada tahun 2014 terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Alumni ITS (HIPA ITS) dan menyelesaikan tugasnya di tahun 2017.

Kristiono penerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI pada tahun 1999. Kristiono juga tercatat pernah menerima “Penghargaan Masa Bakti 15 Tahun” pada 1 September 1993, dan lima tahun kemudian berubah menjadi “Penghargaan Masa Bakti 20 Tahun” pada 1 September 1998. Pada tahun 2003 dia menerima penghargaan sebagai “Best CEO in Indonesia for the 2003 in Investor Relation Category” dari Institutional Investor Relation Group (IIRG) di New York, dan Kantor Berita Reuters, Agustus 2003. Prestasi yang pernah diraihnya antara lain adalah CEO Terbaik tahun 2003 untuk kategori Hubungan Investor dari Institutional Investor Research Group (IIRG) New York dan Kantor Berita Reuters dan The Best CEO BUMN Tahun 2004 dari Kementerian BUMN