Kiprah AlumniProfil

Errika Ferdinata

Errika Ferdinata, lahir di Blora, 18 September 1979. Ia melanjutkan Pendidikan di S1 Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, dan melanjutkan Pasca Sarjana S2 MM Stratejik Prasetiya Mulya.

Errika 15 tahun menjadi kontraktor melalui PT Devektorprima, menurutnya berjalan cukup baik namun kurang bisa untuk scale, dan ia ingin menjalankan bisnis yang dapat scale dengan cepat. Karena itu ia mencoba membangun startup teknologi yang masih memiliki keterkaitan dengan backgroundnya. Karena itu ia memilih menjalankan usaha e-commerce di bidang bahan bangunan. Ia menjabat sebagai CEO di bildeco.com

Saat ini di Bildeco ia membantu para kontraktor kecil menengah untuk mendapatkan barang-barang berkualitas dengan harga terbaik, karena jika anda kontraktor kecil menengah akan sulit mendapatkan harga terbaik dari produsen atau supplier karena skala proyek yang kecil. Dengan Bildeco, kontraktor kecil menengah akan mendapatkan harga sebaik kontraktor besar.

Menurutnya Untuk memulai startup yang terpenting adalah passion, karena akan dikerjakan terus menerus dan dalam waktu yang cukup lama, kemudian pahami betul industri yang berkaitan dengan produk, jadilah solusi dan pastikan marketnya benar-benar besar. Keseriusan menekuni startup berlanjut saat Errika mengikuti Founders Institute. “Tiga hal utama membangan startup, yaitu adanya background founders yang kuat, harus dimulai dari problem yang besar, dan memiliki market yang luas,” tuturnya. Terpilih sebagai Top Four Finalist, Errika pun memperluas network-nya saat diberikan kesempatan berkunjung ke Silicon Valley, Amerika Serikat.

Bildeco muncul sebagai e-dagang pertama yang menyediakan kebutuhan bahan bangunan. Dengan latar belakang sebagai kontraktor, Errika mempunyai jaringan yang luas di industri ini, termasuk supplier, asosiasi serta instansi pemerintah. Ia telah membuat produk selama 3 bulan dari mulai februari 2017, dan saat ini sudah ada lebih dari 7000 produk di Bildeco.

Sejak dirintis Februari 2017, Bildeco berhasil meraih Best Startup Awards kategori Fastest Growing di ajang bergengsi Bubu Awards V.10 2017. Lulusan Founders Institute ini juga mengungkapkan, “Idea is cheap, but execution is mattersSo, penting bagi seorang entrepreneur benar-benar mengerti bisnis yang digelutinya.

Pemerintah saat ini mendorong pertumbuhan startup digital. Bentuk dukungan itu antara lain lewat Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital yang digarap Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Paket Kebijakan Ekonomi XIV yang fokus pada perkembangan e-commerce.
Peluang ini tak disia-siakan pengusaha muda Errika Ferdinata. Pria yang bergerak di bisnis kontraktor ini membuat startup digital bernama Bildeco atau Building Decoration.


Bildeco merupakan one stop shopping berbagai bahan material yang dibutuhkan para kontraktor. Mulai dari semen, cat, baja/besi, hingga material interior seperti wallpaper. Setelah membuat Bildeco, Errika terpilih sebagai salah satu peserta program yang dikirim untuk ‘berguru’ ke Silicon Valley di Amerika Serikat, 19-26 Februari 2017. Selama di sana, Errika akan mengunjungi beberapa perusahaan startup serta Google dan Facebook,Bagi Errika berkunjung ke Silicon Valley adalah kesempatan untuk belajar membangun network, dan selanjutnya diterapkan ke Bildeco.

Keasikan berbisnis tidak lantas melupakan Errika untuk berorganisasi dan kegiatan sosial. Saat ini Errika adalah salah satu anggota departemen di Pengurus Pusat IKA ITS periode 2010 – 2019 serta menjadi Wakil Sekretaris Jenderal BPP GAPENSI selama 2 periode yaitu 2014-2019 serta 2019-2024. Sebelumnya, Errika pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal di BPD HIPMI Jaya. Dalam aktivitas di Ikatan Alumni ITS untuk Pengurus Pusat IKA ITS 2015-2019 menjabat sebagai anggota di Departemen pengembangan infrastruktur.