Berita

WIKA Raih Kontrak Baru Rp14,5 Triliun


JAKARTA, alumniITS:
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah meraih kontrak baru senilai Rp14,5 triliun, dari target kontrak baru 2012 sekitar Rp16,5 triliun. “Saat ini, WIKA  masih ada beberapa proyek yang ditunggu, nilainya sekitar Rp2 triliun,” papar Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk Natal Argawan Pardede, saat ditemui wartawan pada acara Investor Award 2012, Kamis (13/12/2012) malam.

Kontrak baru hingga Rp14,5 triliun hingga kini dari target 2012 sekitar Rp16,5 triliun. Saat ini masih ada beberapa proyek yang ditunggu, nilainya sekitar Rp2 triliun, lanjut Agrawan.

Dilanjutkan, kontrak baru terdiri dari proyek pemerintah sekitar 20%, proyek BUMN 30% dan sisanya swasta 50%. Menurut Natal, kontrak baru perseroan yang cukup besar berasal dari proyek minyak dan gas dari swasta, proyek pembangkit listrik, jembatan dan bendungan.

Pihaknya pun berharap dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja mencapai 20% pada 2013. Pertumbuhan itu termasuk kontrak baru, pendapatan dan laba bersih pada tahun depan. “Kami mengharapkan proyek dari pemerintah dan BUMN dapat bertambah sehingga menjadi 60%, dan sisanya swasta,” ucapnya.

Sebelumnya, perseroan telah menggarap proyek pembangkit listrik antara lain PLTA Bali sebesar 50 MW, Ambon 25 MW, Rengat 20 MW, dan Borang 30 MW.

Selain itu, perseroan telah memperoleh kontrak pembangunan jalan Oksibil Dekay senilai Rp206,68 miliar, proyek Betano di Timor Leste senilai Rp93,81 miliar, proyek precast concrete piperack senilai Rp81,72 miliar, dan proyek pembangunan Fakultas Ilmu Keperawatan UI senilai Rp36,53 miliar pada Oktober 2012.   (endy – [email protected])