Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Tol Solo-Kertosono Terganjal SPPT

SOLO, alumniITS:
Pembangunan proyek jalan bebas hambatan yang menghubungkan Solo-Kertosono tertunda. Tertundanya pembangunan jalan tol  disebabkan belum dilengkapi Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Padahal sebagian besar lahan telah dilakukan proses pengukuran.

Dari 71 bidang lahan yang akan dibebaskan di kampung Lemah Abang Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari Solo, Jawa Tengah, sebenarnya tinggal 19 lahan yang belum diukur oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun ke 19 lahan tersebut masih  terkendala persyaratan yang belum dilengkapi.

“Ada 19 yang belum selesai, yakni Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” jelas Kepala Bagian Pemerintahan, Basuki Anggoro Hexa kepada para wartawan di Solo,Jawa Tengah, Rabu (31/10).

Basuki mengaku kesulitan untuk menghubungi pemilik lahan, karena kebanyakan berada di luar kota. Sebagai solusinya, pihaknya akan bekerjasama dengan kantor Pajak untuk mencetak SPPT PBB salinan.

“Luas lahan yang terkena proyek jalan Tol Solo-Kertosono diperkirakan mencapai 2,3 hektare (ha) berupa bangunan dan sebagian lagi hanya lahan kosong dengan tanaman,” katanya seperti dilansir okezone.com

Basuki menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan inventarisasi, baik bangunannya, tanaman dan lahannya. Ditergetkan pengukuran lahan yang terkena proyek Tol Solo-Kertosono akan selesai pada awal November nanti.
(endy – [email protected])