Berita

Smartphone dan Komputer Bisa Jadi Panca Indera


NEW YORK, alumniITS – IBM tengah mengembangkan sistem komputasi yang dapat membuat smartphone dan komputer menjadi perpanjangan indra manusia seperti mencium dan meraba.

Bayangkan jika Anda berbelanja pakaian dari situs belanjaonline dan dapat menjangkau ke dalam layar smartphone atau komputer untuk merasakan bahan pakaiannya. Simulasi teknologi seperti itu kemungkinan sudah tersedia dalam lima tahun mendatang.

“Kita berbicara tentang penemuan kembali cara komputer beroperasi dan bagaimana kita berinteraksi dengannya sebagai manusia,” ujar Deputi Presiden IBM Bernie Meyerson, seperti dikutip dari VOA.

Memperpanjang indra peraba merupakan salah satu dari lima inovasi yang diyakini IBM akan mengubah dunia dalam lima tahun mendatang, menurut daftar tahunan perusahaan ‘Five in Five’.

Menurut Meyerson, mesin pintar juga akan segera dapat mendengar lingkungan dan menyoroti suara yang sangat kita pedulikan.

Misalnya sistem pengenalan suara yang lebih canggih dapat memberitahu orangtua mengapa bayi mereka menangis.

“Anak Anda bisa lapar, sakit atau kesepian. Hal seperti ini tidak dimungkinkan sekarang. Tapi melalui sistem yang cukup canggih, hal tersebut dapat diwujudkan,” ujar Meyerson.

Orang nomor dua di IBM ini juga mengatakan bahwa tak lama lagi komputer pribadi akan dapat melakukan lebih dari sekedar mengenali gambar dan data visual. Kamera di dalam komputer akan dapat menganalisa fitur seperti warna dan mengerti arti media visual, seperti bagaimana caranya memilah foto-foto keluarga.

“Mesin-mesin pintar ini juga dapat mencium bau. Jika Anda bersin ke arah komputer atau telepon selular, sensor-sensor kecil yang ada dalam mesin akan dapat menganalisa ribuan molekul dalam nafas Anda,” kata Meyerson.

Para ilmuwan IBM juga tengah mengembangkan sebuah sistem yang dapat mencecap rasa yang digunakan oleh koki untuk menciptakan resep.

“Sistem ini dapat merekomendasikan makanan yang Anda inginkan, tapi juga mengingat batas kalori, apakah Anda punya batas kandungan lemak atau kolesterol yang dapat dimakan,” ujar Meyerson.

Menanggapi daftar ‘Five in Five’ milik IBM, profesor ilmu komputer dari Georgetown University Mark Maloof meyakini bahwa kemajuan-kemajuan dalam teknologi komputer yang tampak seperti fiksi ilmiah tersebut akan dicapai dalam waktu lima tahun.

Ia pun berharap, kemajuan ini dapat mendorong lebih banyak anak muda belajar sains, teknologi, teknik dan matematika, untuk menyiapkan mereka memainkan peran dalam inovasi-inovasi masa depan.

“Akan sangat menyenangkan melihat yang dilakukan anak muda dengan ketersediaan sarana dan jaringan yang bergerak serta daya komputer yang terus meningkat,” ujarnya. ([email protected])