Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Situs Amazon Alami Gangguan

AMERIKA SERIKAT, alumniITS.com – Situs belanja ternama Amazon.com sempat tidak tersedia dalam jaringan selama setengah jam. Amazon.com menjadi situs besar terbaru yang dilaporkan terganggu dalam beberapa hari terakhir.

Pengunjung situs belanja asal AS tersebut diberi ucapan: “Oops! Kami mohon maaf,” bersama dengan pesan “Layanan 500 kesalahan tidak tersedia”.

Situs ini baru kembali aktif sekitar setengah jam setelah masalah ini diungkap pertama kalinya oleh pengguna di situs berita Reddit. Amazon sendiri belum memberikan komentar atau pernyataan atas insiden ini.

Bagaimanapun Amazon di Inggris tidak terpengaruh, sementara situs di Kanada juga menunjukkan pesan kesalahan yang sama.

Sebelum Amazon, situs Intel dan sejumlah halaman yang hanya bisa diakses oleh staf perusahaan pembuat keping komputer ini juga tidak tersedia pada Senin kemarin. Juru bicara intel menyebutnya sebagai “masalah internal”.
Tidak cuma Amazon

Google juga sempat terganggu selama dua menit pada Jumat pekan lalu. Gangguan ini mempengaruhi halaman pencarian, termasuk layanan surat elektronik Gmail, YouTube dan produk penyimpanan Drive.

Perusahaan analisis teknologi GoSquared melaporkan adanya kerusakan yang menyebabkan 40% lalu lintas internet di seluruh dunia terganggu. Google sendiri tidak menjelaskan penyebab gangguan.

Microsoft Outlook.com dan situs the New York Times juga mengalami gangguan.

Microsoft menyebut adanya gangguan tiga hari dalam produk surat elektroniknya dalam layanan penyimpanan sementara yang membuat mereka kewalahan saat kebanjiran lalu lintas internet.

Sedangkat New York Times mengaku ada “masalah internal” dengan server yang membuat koran digital mereka tidak tersedia selama dua jam pada Rabu lalu.

“Tidak biasa melihat sejumlah situs besar ini mengalami gangguan di waktu tersibuk di internet dalam beberapa hari,” kata Chris Green, kepala analis teknologi di lembaga konsultan Davies Murphy Group consultancy.

“Orang sangat ingin tahu apa penyebab pasti insiden yang masih belum jelas ini karena dampaknya sangat besar,” katanya seperti dilansir BBC Indonesia, Selasa (20/8/2013). (endy)