Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Saham Sektor Pertambangan Kian Tertekan

JAKARTA, alumniITS:
Bursa Asia dibuka variatif dengan kecenderungan melemah tipis, Selasa (23/10), merespons sentimen negatif dari koreksi bursa global dan komoditas semalam.

Hal ini membuat sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia semakin tertekan. Moody’s menurunkan peringkat utang untuk lima pemerintah daerah Spanyol, termasuk Catalunia. Harga minyak pagi ini rebound ke level 88,9 dollar AS per barrel.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan kembali bergerak variatif dengan kecenderungan melemah terutama untuk beberapa saham sektor pertambangan seiring koreksi di harga metal dan batubara.

Support indeks berada di level 4.320. Bursa AS berhasil ditutup menguat tipis semalam meski sepanjang perdagangan sempat melemah hingga 0,8 persen memfaktorkan sentimen negatif dari koreksi di bursa Eropa, papar Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia seperti dilansir kompas.com

Juga rilis kinerja beberapa emiten di kuartal ketiga tahun 2012 yang lebih rendah dari ekspektasi seperti Freeport, Caterpillar, dan SunTrust Banks.

Bursa Eropa relatif melemah semalam memfaktorkan rilis data ekspor Jepang di bulan September yang lebih rendah dari ekspektasi.  (endy – [email protected])