Berita

Perbankan Mulai Lirik Usaha Tambak Udang dan Bandeng


JAKARTA, alumniITS:
Bisnis di sektor perikanan perlahan tapi pasti. Kini  industri perikanan mulai dilirik kalangan perbankan, terkait penyaluran kredit dan permodalan kepada para petambak udang dan bandeng di  Pantai Utara  (Pantura) Jawa. Tren usaha di bidang perikanan semakin rendah resiko (calculate risk) untuk digeluti.

“Sektor perbankan sudah menyatakan ketertarikannya, bahkan kemarin ketika acara fisheries and aquaculture investment fair,  kita telah berhasil menggandeng lima perbankan nasional,” papar  Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo  dalam
keterangannya di Jakarta, Rabu (5/12).

Kelima perbankan itu, sambung menteri, Bank Rakyat Indonesia(BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara(BTN), Bank Syariah Mandiri. Bahkan BTN menyatakan komitmennya untuk membantu dalam mendanai revitalisasi tambak untuk Kabupaten Serang sebesar Rp40 miliar.

Dikatakan, menguatnya kepercayaan kalangan perbankan menurut Sharif, sebabnya KKP telah menunjukkan hasil dalam menekan resiko usaha. Menurunnya resiko itu turut didukung dengan penggunaan model plastik mulsa pada tambak budidaya.

“Kegiatan usaha di tambak itu pasti ada resikonya, namun kita telah berhasil menurunkan resiko itu dengan menggunakan teknologi plastik mulsa supaya penyakit dari tanah tidak menginfeksi ikan,” jelasnya.

Selain itu, KKP akan membantu para petambak dengan menyiapkan bantuan pakan, probiotik, infrastruktur, rehabilitasi saluran premier dan tersier termasuk pula teknologi pengolahannya. (endy – [email protected])