Berita

Penjualan Alat Berat UNTR Meningkat

JAKARTA, alumniITS – PT United Tractors (UNTR) membukukan penjualan alat berat 410 unit di bulan Januari 2013, naik 96% MoM, dan turun 34% YoY. Analis memberi rekomendasi hold.

Berdasarkan data sementara, volume penjualan Komatsu United Tractors (UNTR) pada Januari tumbuh 96% MoM menjadi 410 unit, naik dari Desember 2012 sebesar 209 unit. Hal ini dipicu permintaan yang lebih tinggi dari produsen batu bara.Namun, angka ini sebenarnya melemah 34% YoY.

Perusahaan mengharapkan volume penjualan Komatsu 2013 pulih, meskipun moderat.Di unit kontraktor penambangan, ketidakpastian harga batu bara menyebabkanmanajemen memprediksi overburden removal 5% lebih rendah dari tahun lalu. Hal ini seiring upaya penekanan biaya oleh pemilik tambang dengan menurunkan stripping ratio.

Tahun ini perseroan menganggarkan capex sebesar US$250 juta yang sebagian besar dialokasikan untuk Pamapersada dan sisanya untuk alat berat serta produksi batu bara.

Analis Kim Eng Securities mengatakan, meskipun unit alat berat sudah mulai pulih, namun masih terlalu dini untuk menaikkan prediksi penjualan 2013.Pada prediksi yang lebih positif, pihaknya percaya, jika harga batu bara bertahan di atas US$90 selama empat bulan ke depan, aktivitas produksi batu bara yang lebih tinggi dapat mendongkrak Capex untuk alat berat di semester dua 2013.
“Untuk 2013, kami mempertahankan prediksi pertumbuhan penjualan Komatsu 6,7% YoY menjadi 6.147 unit,”katanya.

Pada Januari, volume penjualan Komatsu sebesar 410 unit adalah 21% lebih rendah dibandingkan dengan volume penjualan rata-rata bulanan 2012 sebesar 517 unit. Namun 25% lebih tinggi dibandingkan volume penjualan rata-rata bulanan pada semester dua 2012 sebesar 329 unit.

Mengingat memburuknya penjualan alat berat terjadi terutama di semester dua 2012, maka meskipun ada kemungkinan kegiatan produksi batu bara meningkat, laju kinerja operasi semester dua 2013 dapat diprediksikan.

Saat ini, UNTR diperdagangkan pada PER 2013 sebesar 11.7 kali. “Kami mempertahankan rekomendasi hold pada UNTR dengan target harga Rp19.500, mengindikasikan PER 12 kali,”ujar analis Kim Eng Securities.

Analis Samuel Sekuritas juga merekomendasikan hold untuk UNTR. PE 2013 perseroan mencapai 13.4 kali dan EV/EBITDA 5.4 kail. ([email protected])