Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Pembangunan Infrastruktur di Flores Belum Merata

ENDE, alumniITS:
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto menegaskan pemerintah berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur di Pulau Flores, mulai dari Labuhan Bajo hingga Larantuka di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Disadari bahwa pembangunan infrastruktur di Pulau Flores belum merata karena keterbatasan dana dari pemerintah. Namun, setidaknya komitmen untuk membangun infrastruktur ini sudah ada dan sudah dilakukan oleh masyarakat,” ujar Wamen PU Hermanto Dardak dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Flores,  di Aula Kampus I Uniflor Ende, Sabtu

Dilanjutkan, berdasarkan fakta dan pengamatan di lapangan, potensi Sumber Daya Alam sungguh sangat luar biasa.  Selama perjalanan dari Labuan Bajo ke ke Ende sudah pembangunan ke-PU-an seperti pembangunan ruas jalan, proyek air minum, pengaman pantai dan  irigasi Lembor yang sedang tahap rehabilitasi.

“Saya amati mulai dari Labuhan Bajo hingga Ende bisa kita lihat potensi Sumber Daya Alam sungguh sangat luar biasa. Sumber daya yang bisa dilihat baik itu dari perikanan, perkebunan maupun pertanian,” paparnya seperti dilansir laman PU, Selasa (23/10)

Hal ini yang bisa sangat berguna dan berhasil guna bila didukung infrastruktur. Mudah-mudahan persawahan Lembor  dengan lahan 5.000 hektar nantinya bisa menjadi lumbung provinsi NTT, sambungnya.

Seminar ini merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke 30 Fakultas Teknik Universitas. Narasumber dalam seminar ini, Prof. Ofyar Tamin dari Institut Tekhnologi Bandung (ITB), Prof. Indarto, DEA dari Institut Tekhnologi Sepuluh November Surabaya (ITS) serta Prof. Sherly Wunas, DEA dari Universitas Hasanudin (UNHAS) Makassar.   (endy – [email protected])