Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Pelindo II : Sorong Jadi Pusat Pelabuhan di Indonesia Timur


JAKARTA, alumniITS:
PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) kini lebih fokus mengembangkan pelabuhan di wilayah Indonesia bagian Timur (IBT).  Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengangkat potensi daerah sekaligus Pelabuhan Sorong menjadi tujuan akhir pembangunan jalur perhubungan laut antar pelabuhan di seluruh Indonesia.

“Kini Pelindo II membangun jalur perhubungan laut antarpelabuhan  yang dimulai dari Pelabuhan Belawan di Sumatera, Pelabuhan di Batam dan pelabuhan yang terdapat di Jawa hingga Pelabuhan Sorong di Papua,” papar CEO Pelindo II RJ Lino pada paparan di acara Ikatan Alumni (IKA) ITS Business Summit (IBS) 2012 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).

Diungkapkan jalur perhubungan laut antar pelabuhan ini, untuk menurunkan biaya logistik. Juga memajukan transportasi laut yang selama ini dirasakan masih sangat rendah. Padahal, Indonesia memiliki bentangan laut yang sangat luas, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Untuk itu, lanjut dia, Pelindo II telah membenahi beberapa pelabuhan. Tahun ini ada 3 pelabuhan yang dibangun dengan total nilai investasu sebesar Rp 52,6 triliun. Ketiga pelabuhan itu adalah Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok senilai Rp22,6 triliun, Pelabuhan Sorong yang dibangun tahun ini Rp10 triliun, dan Pelabuhan Batam Tanjung Sawuh berkapasitas 4 juta Teus senilai Rp20 triliun yang dibangun tahun depan.

Terkait pelabuhan Sorong, CEO Pelindo II akan mengembangkan Pelabuhan Sorong menjadi pusat pelabuhan di Indonesia Timur.Juga sebagai pusat distribusi Indonesia Timur, menuju Jayapura, Merauke, Ambon, Ternate.

“Juga ke depannya, pelabuhan Sorong ini bisa mengkonsolidasikan potensi petik kemas tujuan luar negeri seperti Australia, Papua Nugini serta Timor Timur. “Satu bulan lagilah kami mulai tender untuk pembangunan infrastrukturnya,” pungkasnya.

Pelabuhan Sorong akan miliki kapasitas 700,000 Teus (twenty-foot equivalent unit) peti kemas per tahun dengan nilai investasi Rp10 triliun. Car terminal akan mampu menampung 750.000 unit dan panjang dermaga 500 meter dan ditargetkan selesai pada 2013. Saat ini kapasitas Pelabuhan Sorong hanya 25.000 Teus.

Pelabuhan yang akan dibangun secara konsorsium tersebut melibatkan PT Samudera Indonesia Tbk, PT Meratus Line, PT Tempuran Emas Tbk, PT Pelindo IV, PT Salam Pasific Indonesia Lines, PT Tanto Intim Line, PT Pembangunan Perumahan, serta Pemkab Sorong. (endy – [email protected])