Berita

Pasar PC Indonesia Masih Menjanjikan


JAKARTA, alumniITS.com – International Data Corporation (IDC) melaporkan pengapalan PC secara global turun 13,9%. Namun IDC percaya kalau pasar PC Indonesia masih menjanjikan, meski pertumbuhannya hanya sedikit dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam tabel IDC WW Smart Connected Devices (PC) Tracker menunjukkan tren pasar PC akan bergerak ke arah flat dengan pertumbuhan negatif di beberapa negara seperti Cina, India, dan negara ASEAN pada umumnya.

“Meski pada kenyataannya trennya menurun secara global, itu bukan menandakan akhir dari pasar PC di Indonesia,” kata
Wilhendra Akmam, Research Manager IDC Indonesia dalam keterangan tertulis, Kamis (18/4/2013).

Saat ini IDC masih melakukan riset untuk kuartal pertama (Q1) 2013. Namun berdasarkan perkiraan dari pertumbuhan siklus sebelumnya, pertumbuhannya pasar PC Indonesia tahun 2013 diprediksi masih positif.

Selama ini notebook mini memberikan kontribusi besar terhadap pasar PC Indonesia dalam 3-4 tahun terakhir, tren
penjualannya pun diprediksi akan menurun.

Kemunculan perangkat baru seperti tablet dan smartphone merupakan salah satu yang menghambat pertumbuhan sehingga semakin banyak perangkat yang bersaing untuk mendapatkan perhatian konsumen.

Meskipun jumlah pengapalan PC menurun, perekonomian makro Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang solid. Ini dapat dilihat dari tingkat Foreign Direct Investment (FDI) naik ke level tertinggi pada kuartal empat 2012 lalu. Ini menunjukkan  Indonesia masih merupakan pasar yang menarik. Belanja TI di Indonesia juga diperkirakan mencapai US $ 15,8 milyar untuk tahun ini saja.

Alasan lain adalah faktor demografis. Dari tahun 2010-2020, sekitar 70% dari populasi penduduk di Indonesia masuk dalam kategori usia kerja produktif. Mereka-mereka inilah yang memperkuat perekonomian di Indonesia dan diprediksi masih akan membeli PC.

Faktor lain yang menonjol adalah potensi pasar yang menjanjikan di Indonesia Timur. Pasar ini akan tumbuh jika dipelihara dan digarap secara benar. Fokus pemerintah pada pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah timur Indonesia, ditambah lagi dengan investasi di bidang infrastruktur, akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan. ([email protected])