Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Nilai Tukar Rupiah Alami Stagnan

JAKARTA, alumniITS – Pergerakan nilai tukar Rupiah pada kurs Bank Indonesia (BI) akan tetap setelah terimbas sentimen
positif dari kenaikan mata uang € (Euro) yang dipicu hasil pemilu Cyprus.

“Jadi nilai tukar rupiah pada kurs BI akan tetap setelah adanya sentimen positif dari kenaikan mata uang Euro, juga dipicu hasil Pemilu Cyprus,” ujar Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam ulasannya, Selasa (26/2/2013).

Reza menjelaskan, hasil pemilu tersebut dimenangkan Nikos Anastasyades yang berhaluan sama dengan Perdana Menteri Yunani, di mana ia bersedia melakukan program penghematan dan menginginkan untuk tetap berada di Zona Euro.

Lanjut Reza, sentimen dari rilis data Jerman di akhir pekan lalu turut berimbas positif. Akan tetapi, pasar juga disuguhkan dengan sentimen menjelang hasil pemilu parlemen di Italia dan pidato Gubernur The Fed pada hari ini.

Ada juga kabar buruk dari Inggris yang peringkat kreditnya dipangkas Moody’s dari AAA menjadi AA1, pidato Komisi Eropa yang mengutarakan bahwa zona Euro masih akan mengalami resesi 2013 dengan perkiraan pertumbuhan direvisi turun menjadi – 0,3% dari sebelumnya 0,1% serta penurunan indeks manufaktur China versi HSBC.

“Jadi zona Euro masih akan mengalami resesi di tahun ini dengan pertumbuhannya direvisi turun menjadi -0,3% yang
sebelumnya 0,1. Dan juga ada penurunan indeks manufaktur China versi HSBC,” ungkapnya. ([email protected])