Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Nilai Download Digital 2012 Raup Rp15,74 Triliun


INGGRIS, alumniITS: Perkembangan dunia digital kian dinamis. Dari total nilai penjualan digital pada 2012, menunjukkan perkembangan yang signifikan.  Transaksi ini mencetak rekor nilai penjualan tertinggi.

Menurut data Entertainment Retailers Association (ERA), perusahaan perdagangan Inggris untuk sektor retail dan grosir industri digital, tercatat penjualan digital tahun 2012 mencapai lebih dari 1 miliar poundsterling atau Rp15,74 triliun. Nilai tersebut dihabiskan hanya untuk mengunduh film, musik dan game.

Penjualan digital tahun 2012 meningkat 11,4 persen dari penjualan tahun sebelumnya. Dengan demikian, angka penjualan digital tahun 2012 menunjukkan bahwa seperempat dari pasar hiburan saat ini merupakan digital.

Tentu saja, kenaikan dalam penjualan digital ini berdampak pada penurunan penjualan hiburan fisik. Penjualan CD, DVD, Blu-ray dan video game terus turun sampai 17,6 persen pada tahun 2011, meskipun hiburan fisik masih tetap mendominasi pasar.

Kim Bayley, Direktur Jenderal Entertainment Retailers Association (ERA) mengatakan, pencapaian 1 miliar poundsterling merupakan “prestasi luar biasa” untuk para pengecer.

“Ini mencerminkan investasi besar mereka dalam layanan inovatif baru. Pada saat yang sama, saya menduga bahwa banyak orang akan terkejut mengetahui bagaimana ketahanan bisnis fisik, yang tiga perempat dari penjualan hiburan masih pada fisik piringan,” ujar Bayley seperti dilansir BBC.

“Download menawarkan kenyamanan dan mudah dimana-mana, tetapi orang tampaknya masih menghargai kualitas dalam bentuk produk fisik,” tambahnya.

Lebih dari setengah penjualan digital tersebut merupakan video game, yang tumbuh 8 persen menjadi 552 juta poundsterling.

Sedangkan film dan musik memiliki pangsa yang lebih kecil dari pasar digital namun memiliki pertumbuhan tajam.

Pertumbuhan pengunduhan film naik 20 persen dengan nilai 98 juta poundsterling dan musik tumbuh 15 persen dari 2011 dengan nilai 383 juta poundsterling.  “Industri hiburan telah berjuang untuk beradaptasi dengan era digital,” kata Rory Cellan-Jones,
koresponden teknologi BBC.

“Dan sementara konsumen saat ini membayar untuk download, itu tidak membuat penurunan cepat dalam penjualan utama (fisik),” ujar Cellan Jones. (endy – [email protected])