Berita

Mobil Listrik Tanpa Pengemudi Beroperasi di Singapura


SINGAPURA, alumniITS.com – Tidak lama lagi, jalanan di Singapura akan diwanai kehadiran kendaraan listrik tanpa pengemudi. Untuk perdana, kendaraan listrik diuji coba melalui rute 2 km antara Nanyang Technological University (NTU) dan JTC Corporation CleanTech Park.

Uji coba pada akhir pekan lalu itu digelar NTU Energy Research Institute bersama dengan JTC dan produsen kendaraan Induct. Seperti dilanair CNA, Selasa (20/8/2013).

Kendaraan listrik ini sendiri mampu menampung delapan penumpang dan memiliki kecepatan maksimum 20 kilometer per jam.

Kendaraan listrik semacam ini sebenarnya sudah digunakan di Amerika Serikat dan Eropa. Tapi, NTU telah mengembangkan dan menguji teknologi baru untuk mengurangi waktu pengisian dan meningkatkan kinerja mobil listrik tersebut.

Nantinya, kendaraan listrik itu bisa digunakan untuk menggantikan bus umum. Jika percobaan berhasil, pihak Induct mengatakan bakal memproduksi kendaraan tanpa pengemudi di Singapura dan mengomersialkannya di Asia.

Pierre Lefevre, CEO Induct Technology, mengatakan, “Ini memang bus mini tapi frekuensi bisa lebih tinggi dan harganya akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan pengoperasian bus umum. Harganya antara 30 dan 50% lebih murah daripada bus umum. Ini tentu dapat menjadi solusi di beberapa wilayah.” (endy)