Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Mercedes-Benz Banting Harga di Jerman

STOCKHOLM, alumniITS:

Dampak krisis ekonomi Eropa yang kian terpuru membuat bisnis seluruh merek mobil Eropa, terganggu. Kini, giliran Mercedes-Benz menawarkan insentif langsung buat konsumen agar tertarik membeli mobil.

Merek premium Jerman ini memberikan potongan harga sampai 3.000 euro (Rp 37,6 juta) kepada konsumen  yang ingin tukar-tambah. Strategi yang sama juga sudah dilakukan merek lain, yaitu Renault, Opel dan Ford untuk bisa bertahan “hidup” di Eropa. Demikian laman mercedesbenzblogphotodb.files.wordpress.com.

Menurut Publikasi Perdagangan Autohaus PulsSchlag, rata-rata diskon kendaraan baru di Jerman saat ini naik menjadi 12,2 persen, tertinggi sejak 2010. Kendati demikian, strategi tersebut belum bisa mendongrak penjualan. Buktinya, September lalu penjualan turun 11 persen.

Pasar mobil di Jerman menyumbang 25 persen dari total regional Unin Eropa. Berarti penjualan di benua tersebut menyentuh titik terendah sejak 1993. “Tidak ada  alasan yang tepat untuk beli mobil baru sekarang ini. Mobil bekas nilainya justru  lebih baik,” ujar Jiri Macan, 59, seorang perawat di Frankfurt, Jerman.

Memang Mercedes-Benz dan Volkswagen masih bisa mengandalkan pasar domestik Jerman, ketimbang merek lain seperti Renault, PSA Peugeot-Citroen atau Fiat. Di pasar global, penjualan Mercedes-Benz yang tercatat sebagai pabrikan mobil premium terbesar justru tergerus 6,1 persen. (ndy)