Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Makro Ekonomi Stabil, Penjualan Mobil Diprediksi Meningkat 30 %

JAKARTA-alumniITS :

 

 

Ke-stabilan makro ekonomi Indonesia dipastikan memacu penjualan mobil hingga akhir tahun 2012 mencapai 30 %. Meningkatnya volume penjualan juga akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi  nasional.

 

 

 

“Sentimen (ekonomi) positif tersebut diperkirakan dapat terjadi apabila kondisi makroekonomi seperti BI rate, inflasi dan suku bunga komersial dalam kondisi stabil,” kata Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Johnny Darmawan, di Jakarta, Selasa (10/10).

Pihaknya juga memprediksi penjualan kendaraan komersial yang diprediksi sebesar 30 persen hingga akhir tahun ini akan menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Kestabilan tersebut akan memacu pertumbuhan bisnis dan investasi di sektor pertambangan, konstruksi, angkutan umum dan logistik yang selama ini selalu bergantung besar terhadap moda transportasi darat seperti truk, alat berat dan pikap.  “Adapun pertumbuhan segmen kendaraan komersial masih bisa mencapai 25 persen sampai dengan 30 persen dan membantu meningkatkan industri karoseri nasional,”  imbuhnya.

Masih menurut Johnny, pertumbuhan kendaraan komersial biasanya selalu ditopang oleh tren pertumbuhan ekonomi. Jika kondisi perekonomian suatu negara stabil, pertumbuhan kendaraan komersial otomatis akan mengikuti dan paling sedikit, porsi kendaraan komersial selalu berkisar 30 persen dari total penjualan mobil nasional.

“Dengan mengacu pada proyeksi pertumbuhan 30 persen di segmen kendaraan komersial, volume penjualan kendaraan komersial pada tahun ini diprediksi bisa mencapai 347.621 unit sampai dengan 361.526 unit. Kendaraan komersial selalu menjadi segmen yang menopang akumulasi penjualan mobil nasional,” ujarnya.  (guh)