Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Kontrak Blok Mahakam Berakhir 2017

JAKARTA, alumniITS – Kontrak perusahaan Oil and Gas, Total E&P Indonesie sebagai pengelola blok Mahakam akan berakhir pada 2017. Perseroan berjanji investasi jangka panjang dan tetap melakukan review setiap tahun.

Direktur Operasional Total E&P Yoseph Gunawan mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan investasi hingga kontraknya berakhir. Saat ini, kontrak paling lama yang dimiliki perusahaan adalah Juli 2015.

“Sampai sekarang kita komit dengan tanggung jawab kita sampai 2017 itu,” ucap Yoseph ketika ditemui di Gedung WTC II, Jakarta, Senin (18/2).

Dia mengatakan, potensi yang dimiliki blok mahakam masih banyak untuk beberapa tahun ke depan. Dia menyarankan, siapapun yang nantinya mengelola blok Mahakam agar terus meningkatkan investasi pengelolaan.

“Siapapun operator Mahakam pasca 2017 eksplorasi dan eksploitasi migas tidak boleh berhenti. Untuk Total, kita akan terus komitmen sampai 2017 akan terus investasi,” jelasnya. Dia mengakui, cadangan minyak di blok Mahakam masih cukup besar.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus mendesak Total EP Indonesie terus menjalankan komitmen investasi di Indonesia walaupun hingga saat ini belum mendapat kepastian perpanjangan kontrak dari pemerintah.

Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana menegaskan, rencana kegiatan investasi khususnya pengeboran yang dikerjakan Total diklaim atas desakan SKK Migas. “Jadi investasi yang terus dilakukan Total bukan karena pemerintah sudah memperpanjang kontraknya tapi karena kami minta agar Total terus memenuhi komitmen investasinya agar produksi migas dari Mahakam tidak turun,” tegas dia. ([email protected])