Berita

Kenaikan Tarif Listrik Untungkan PLN

JAKARTA, alumniITS – Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji mengakui, pihaknya diuntungkan dengan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Hasilnya bisa dilihat dari penjualan listrik pada Januari 2013 yang meningkat 9,55 persen dibanding Desember 2012.

Nur menyatakan kenaikan itu terlihat selepas pelanggan mulai membayar tarif baru yang meningkat tiga persen untuk pelanggan di atas 900 volt.

“Sekarang pelanggan mulai bayar tagihan bulan lalu. Saya hanya lihat , penjualan kita lebih tinggi,” ujarnya di Kuningan, Jakarta, Selasa (19/2).

Meski mengakui diuntungkan, Nur menolak jika disebut PLN sudah menargetkan laba dari kenaikan tarif listrik. Dia menyatakan pihaknya hanya menjalankan keputusan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhir tahun lalu. “Tidak ada yang namanya keuntungan (dari kenaikan TDL). Kita hanya laksanakan perintah,” cetusnya.

Atas dasar itu pula dia enggan mengumumkan perkirakan tren kenaikan penjualan listrik bulan ini maupun bulan depan. Namun, secara garis besar, “Kami sempat menargetkan penjualan listrik mencapai 170 terra watt hour (Twh) untuk tahun ini,” paparnya seperti dilansir laman merdeka.

Dari data PLN, penjualan listrik selama Januari sampai September 2012 memberikan pemasukan Rp 93,51 triliun. Jumlah listrik yang terjual sepanjang periode itu mencapai 126,9 terra watt hour (Twh).

Seperti diketahui, kenaikan TDL ditetapkan 15 persen tahun ini. Prosesnya dilakukan bertahap setiap triwulan, alias empat kali dalam setahun. Pelanggan yang paling banyak mengalami kenaikan harga adalah sektor industri. Sementara pelanggan 450-900 volt bebas dari kenaikan tarif tersebut. ([email protected])