
JAKARTA,alumniITS:
Hutama Karya (HK) berencana menggarap proyek Light Rail Transit (LRT) Bekasi-Jakarta, dengan nilai investasi sekitar Rp30 triliun. Pembangunan LRT untuk mengatasi kemacetan sekaligus memperlancar dan mempermudah warga melakukan aktifitas ini, segera mulai dikerjakan,
“Studi kelayakan sudah rampung. Sekarang sedang dalam pemantapan agar layak secara finansial,” papar Direktur Operasional II Hutama Karya (HK), Indradjaja Manopol, di Jakarta, Jumat (19/10).
LRT atau kereta layang tersebut direncanakan dibangun dengan memanfaatkan areal kosong di median tengah jalan tol milik PT Jasa Marga Tbk sepanjang 100 km.
Proyek itu terbagi menjadi lima koridor, yakni Bekasi-Cawang, Cawang-Semanggi, Bumi Serpong Damai-Semanggi, Taman Anggrek-Semanggi, dan Bogor-Cawang. Untuk tahap awal akan dibangun koridor Bekasi-Cawang dengan investasi Rp4 triliun.
Dikatakan, HK akan membentuk konsorsium dengan BUMN konstruksi lainnya, PT Kereta Api Indonesia, Jasa Marga, maupun badan usaha milik pemerintah provinsi DKI Jakarta.
Perusahaan konsorsium itu akan dibentuk setelah proses studi kelayakan rampung. “Jika proses itu selesai, kami minta izin kepada Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah,” sambungnya. (ndy)





