Berita

HMTI ITS Kembali Gelar Industrial Engineering Fair 2013

SURABAYA, alumniITS:
Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) ITS, kembali akan menggelar  Industrial Engineering (IE) Fair 2013. Kali ini, event tahunan akan menampilkan suasana baru.  IE Fair dibagi ke dalam tiga kegiatan, yakni IE Games 8th Edition, IE Talk Show, dan IE Music and Charity (IEMac)

“IE Fair jilid tiga ini cukup berbeda dari sebelumnya, mengingat terdapat dua kegiatan baru yang diadakan yakni, IE Talk Show dan IEMac,” papar  Ratri Wulandari, Kepala Divisi IE Fair HMTI ITS seperti dilansir laman ITS. ac.id, Rabu (24/10)

Dilanjutkan, perubahan juga di dalam konsep kegiatan IE Games 8th Edition. Tim yang ditargetkan adalah 1.000 tim, sehingga terdapat 3.000 peserta yang mengikuti kompetisi nasional tingkat SMA. Komposisi peserta pun akan berbeda karena kali ini para peserta berasal dari seluruh jenjang di tingkat SMA.

Jelang kegiatan berlangsung, lanjutnya, pihak panitia juga akan melakukan road show ke tujuh kota utama seperti Jember, Jakarta, Denpasar, Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya. ”Nantinya di tujuh kota akan dilaksanakan seleksi secara offline, dan di tingkat nasional kami menggunakan seleksi secara online,” ungkap perempuan asal Surabaya.

Dalam gelaran IE Talk show, pihak panitia mengusung tema wirausaha sesuai dengan latar pendidikan TI. ”Tema yang diangkat nantinya adalah wirausaha versus karyawan, kami akan coba tunjukkan bagaimana perbedaan keduanya,” jelasnya.

Rangkaian acara yang akan berlangsung Februari mendatang ini akan ditutup oleh gelaran IEMac. ”Di sini, kami juga dapat berbagi dengan sesama, jadi kesuksesan kegiatan ini adalah pencapaian bersama,” tuturnya.

Menurutnya,  kegiatan seperti sosialisasi ini sangatlah diperlukan. Sebab, acara ini membutuhkan dukungan dari semua pihak. ”Ini adalah evaluasi atas pelaksanaan IE Fair sebelumnya, pihak panitia pun dapat memberikan informasi atas pencapaian kegiatan yang lalu,” ucapnya.

Diharapkan,  kegiatan ini dapat dirasakan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak yang berpartisipasi. ”Kegiatan ini bersifat universal, jadi bisa digunakan untuk saling menguatkan satu sama lain,” tutupnya.  (endy – [email protected])