Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Google Rilis Game Smartphone Ingress

JAKARTA, alumniITS:

Google meluncurkan sebuah game smartphone berjudul “Ingress” yang menggunakan teknologi augmented reality sebagai basis permainannya.

Seperti dilansir AllThingsD, Selasa (20/11) dalam game yang menampilkan dunia sebenarnya lewat kamera smartphone ini, pemain mengumpulkan energi virtual bernama “XM” (eXcotic Material) yang dikumpulkan dengan berjalan melalui rute-rute yang telah ditetapkan. Mirip game Pac Man yang mengumpulkan bola-bola kecil, tapi dalam setting dunia nyata.

Nah, energi tersebut kemudian dipakai untuk menjalankan misi yang tersebar di seluruh dunia. Soal misi ini, para pemain Ingress terbelah dalam dua kubu. Pertama adalah “Enlightened” yang berusaha mengaktifkan serangkaian “portal” di tempat-tempat seperti galeri seni, perpustakaan, dan lokasi publik lain. Cara mengaktifkan “portal” sendiri mirip dengan proses check-in pada aplikasi Foursquare.

Ceritanya, “Enlightened” mengaktifkan portal-portal tersebut untuk mengontrol pikiran para manusia yang hidup di bumi. Kemudian ada kubu “Resistance”, yang berusaha mencegah para Enlightened mengaktifkan portal untuk menguasai dunia.

“Konsepnya mirip World of Warcraft di mana semua orang di seluruh dunia bermain game yang sama,” ujar John Hanke mantan direktur geografis Google dan pimpinan Niantic Labs, sebuah start-up yang seluruhnya dikembangkan di dalam Google. Ingress adalah proyek yang digagas oleh Hanke.

Sebagian besar petualangan pemain dalam Ingress melibatkan aktivitas outdoor di dunia nyata. “Melalui smartphone, Anda ibaratnya hamster yang berusaha menjelajah labirin,” kata Henke. Kembali di rumah, tambahnya, pemain bisa melihat gambaran area permainan yang lebih luas lewat komputer.

Game yang masih dalam tahap closed beta ini bisa diunduh gratis dari toko aplikasi Google Play Store. Untuk mengunduh, pengguna membutuhkan undangan yang bisa diperoleh di situs resmi Ingress. (endy – [email protected])