Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Di SPBU Jakarta, Harga Pertamax Turun

JAKARTA, alumniITS:
PT Pertamina (Persero)  menurunkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidinya. Harga pertamax turun ke Rp9.200 per liter dari sebelumnya Rp9.400 per liter. Penurunan ini terjadi sejak Jumat (16/11/2012).

Pihak Pertamina belum memberukan keterangan resmi soal penurunan itu, namun  SPBU 34-12105 di daerah Kemang, harga Pertamax Ron 92 turun ke Rp9.200 per liter, sementara Pertamax Plus, Ron 95, turun ke Rp9.650 per liter dari Rp10.000 per liter.

Padahal, Pertamina pada awal bulan lalu menahan harga Pertamax di Rp9.800 liter. Namun, SPBU lainnya seperti Shell menurunkan harga jual di Rp9.500 per liter. Karenannya, tiga hari kemudian, Pertamina kembali menurunkan harga jualnya menjadi Rp9.400, yang kemudian diikuti oleh Shell.

Penurunan itu karena harga minyak mentah dunia menurun. Harga Brent untuk pengiriman Desember pada perdagangan lalu Kamis berada di USD107,84 per barel atau turun 0,42 persen. Sedangkan West Texas Intermediate (WTI) milik AS dihargai USD85,21 per barel atau melemah 0,17 persen.

Namun Serangan Israel ke Jalur Gaza, yang telah menewaskan pemimpin sayap militer Hamas, Ahmed al-Jabari telah mengngkat harga minyak. Padahal, laporan menunjukkan stok minyak mentah di AS naik ke tingkat tertinggi sejak Juli.

Akibatnya, WTI untuk pengiriman Desember yang sempat turun ke USD86,29 per barel, menguat 94 sen atau 1,1 persen menjadi USD86,32 per barel. Sedangkan Brent untuk pengiriman Desember, naik 14 sen menjadi USD109,75 per barel. (endy – [email protected])