Berita

Debu Aneh di Luar Angkasa Kejutkan Ilmuwan


CALIFORNIA, alumniITS.com – Detail baru dari lubang hitam raksasa mengungkap temuan debu aneh yang mengejutkan ilmuwan. Debu aneh ini berhasil ditangkap astronom menggunakan Very Large Telescope Interferometer milik European Southern Observatory.

Dilansir Space, Jumat (21/6/2013), astronom mengobservasi debu tersebut yang mendiami di sekitar lubang hitam supermasif di pusat galaksi NGC 3783.

Galaksi ini kabarnya terletak puluhan juta tahun cahaya di konstelasi Centaurus. Lubang hitam ini, seperti kebanyakan lubang hitam lainnya di pusat galaksi banyak ‘menghisap’ material luar angkasa dan masuk ke dalamnya.

Ketika debu tersebut jatuh ke dalam, maka terdapat pelepasan radiasi kuat yang dapat terlihat di luar angkasa. Ketika mengamati pusat NGC 3783, peneliti berharap bisa menemukan semua debu dalam bentuk donat yang mengorbit lubang hitam.

Debu dalam donat bersuhu tinggi, yang bisa mencapai hingga suhu 1.300 sampai 1.800 derajat Fahrenheit (sekira 700 sampai 1.000 derajat Celcius). Akan tetapi, debu aneh yang telah tertiup ini telah mengalami pendinginan.

Laporan penelitian yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal ini ditulis oleh peneliti Sebastian Hönig dari University of California beserta timnya. Observasi mengungkap adanya radiasi yang dihasilkan ketika lubang hitam ‘memakan’ material di sekitarnya, juga adanya dorongan material keluar.

Menururt Hönig, ini adalah pertama kalinya peneliti bisa mengombinasikan observasi pengamatan inframerah dari debu dingin dengan rincian observasi dari debu yang sangat panas.

Para astronom berharap untuk menggunakan pengetahuan baru mereka untuk menyusun gambaran yang lebih lengkap tentang bagaimana lubang hitam berevolusi dalam galaksi. ([email protected])