Selasa, Oktober 22, 2019
Berita

Casple-Podadera, Mobil Listrik Lipat dari Spanyol


BURGOS, alumniITS – Salah satu keunggulan mobil listrik dibandingkan dengan yang kendaraan bermesin konvensional, bisa dilipat. Pasalnya, motor listrik bisa dipasang di poros atau langsung di roda. Saat dilipat, tidak terhalang oleh komponen lain seperti transmisi atau knalpot.

Karena itu pula, ide mobil listrik bisa dilipat terus bermunculan. Khususnya sebagai kendaraan buat mereka yang lebih banyak melakukan aktivitas harian di dalam kota. Dengan mobil listrik lipat, masalah kemacetan dan parkir bisa dikurangi. Apalagi, berdasarkan penelitian, 30 persen kemacetan di dalam kota karena pengemudi harus mencari ruang parkir.

Hal itulah yang membuat Casple, produsen komponen otomotif asal Spanyol, dari kota Burgos ingin mencitakan mobil listrik yang dapat dilipat. Untuk merancangnya, diserahkan kepada Francisco Podadera, seorang perancang industri – termasuk mobil – juga berasal dari Spanyol. Mobil ini diberi nama Casple-Podadera. Konsep mobil lipat  ini  mirip-mirip “dikit” dengan mobil Transformer pada film Hollywood.

Roda belakang bisa melipat dengan posisi vertikal saat diparkir dan tersimpan di bawah jok pengemudi dan penumpang depan. Dengan ini, pula, saat parkir tidak membutuhkan banyak ruang, bahkan hampir sama dengan sepeda motor (panjang).

Saat meluncur, panjang mobil 2,3 meter. Dengan kondisi tersebut, roda belakang menjulur ke belakang melalui lengan, akan menjaga stabilitas saat meluncur. Di samping itu, juga tetap memberikan kenyamanan. Ketiga diparkir, roda belakang bergeser ke depan, panjang mobil tinggal 1,9 meter.

Ruang pengemudi dan penumpang mobil ini dilaporkan cukup lega. Bentuknya dinilai gabungan mobil listrik golf dengan “buggy”. Untuk memberikan keamanan kepada pengemudi dan penumpang, bagian depan dibuatkan hidung pendek. Di samping itu, rangka dibuat dari besi pipa, dilengkapi dengan zona remuk, sedangkan panel bodi dari komposit RTM. Dengan ini pula, bobotnya hanya 720 kg.

Diklaim, sekali isi baterai penuh bisa untuk menempuh jarak 130 km dan dikebut 110 kpj. Baterai yang digunakan mampu menyimpan energi 95 Wh/km dan diklaim bisa sprint 0 – 100 km/jam hanya dalam 11 detik.

Tak kalah menarik, selain dirancang sebagai mobil listrik murni, basis Casple-Podadera ini sebenarnya adalah kendaraan adalah hibrida. Artinya bisa menggunakan konvensional dan motor listrik.

Dikabarkan, Caspel akan menawarkan mobil konsepnya ini berbagai negara untuk dirakit, termasuk negara berkembang! Bisa jadi Indonesia, China, India, Rusia dan Brasil! Perusahaan tersebut juga bersedia bekerjasama dengan mitra lokal!
([email protected])