Berita

Cari Utang, Pemerintah Lelang Sukuk

JAKARTA, alumniITS:

Pemerintah akan melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara berbasis proyek (Project Based Sukuk/PBS) pada 16 Oktober 2012. Lelang ini ditargetkan bisa menyerap Rp500 miliar.

Lelang tersebut dilakukan untuk menyokong kebutuhan APBN 2012. Sukuk yang akan dilelang adalah sukuk seri PBS001 (reopening), PBS002 (reopening), PBS003 (reopening), PBS004 (reopening) serta seri SPN-S17042073 (new issuance). “Targetnya Rp500 miliar,” Demikian data resmi yang dikutip Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (11/10).

Secara terperinci kelima sukuk tersebut yaitu seri SPN-S17042073 jatuh tempo 17 April 2013, dengan imbalan diskonto. Seri PBS001 dengan imbalan sebesar 4,45%, jatuh tempo 15 Februari 2018, seri PBS002 dengan imbalan 5,45%, jatuh tempo 15 Januari 2022, seri PBS003 dengan imbalan 6%, jatuh tempo 15 Januari 2027, seri PBS004 dengan imbalan 6,1%, jatuh tempo 15 Februari 2037. Alokasi pembelian non-kompetitif ditetapkan sebesar 30% dari jumlah yang dimenangkan.

Penerbitan seri SPN-S ini menggunakan underlying asset berupa Barang Milik Negara (BMN) yang telah mendapatkan persetujuan DPR melalui surat Nomor AG/5641/DPR RI/VI/2011 per 5 Juli 2011 perihal Persetujuan Penggunaan BMN sebagai Aset SBSN.

Selain itu, penerbitan ini telah memenuhi persyaratan seperti yang diatur dalam Pasal 2 ayat 3 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 04/P|YK.8/2009 tentang Pengelolaan Aset Surat berharga Syariah Negara yang berasal dari BMN. (ndy)