Kamis, Oktober 24, 2019
Berita

Cambridge Pelajari Risiko Teknologi terhadap Manusia


LONDON, alumniITS:
Apakah komputer bisa menjadi lebih pintar dari manusia dan menguasai dunia? Ataukah hal itu hanya terjadi di film fiksi ilmiah?
Filsuf dan ilmuwan dari Universitas Cambridge Inggris merasa pertanyaan itu harus dipelajari dengan serius.

Mereka berencana membentuk Center for Study of Existential Risk yang akan melakukan penyelidikan apakah teknologi pintar termasuk kecerdasan buatan bisa mengancam keberadaan manusia.  Universitas Cambridge menyebut Center for Study of Existential Risk akan mulai beroperasi pada tahun depan.

“Dalam kasus kecerdasan buatan, tampaknya bisa diramalkan bahwa pada abad ini atau yang akan datang kecerdasan itu akan melewati batasan biologis,” ujar Profesor Filosofi Cambridge Huw Price seperti dilansir laman AP, Selasa (27/11).

Ketika hal itu terjadi, imbuhnya, manusia tidak akan lagi menjadi makhluk yang paling pintar sehingga berisiko ditaklukkan mesin.
Ketakutan bahwa mesin suatu hari nanti akan menaklukkan manusia sudah lama menjadi subyek sejumlah film fiksi ilmiah. Komputer HAL dalam film 2001: A Space Odyssey adalah salah satu contoh film yang mengisahkan mengenai ancaman dari komputer.

Price mengakui bahwa sebagian orang menanggap kekhawatirannya adalah hal yang remeh. Namun, dia menyebut potensi risiko itu terlalu besar untuk diremehkan. “Mengingat kita tidak tahu seberapa besar risiko itu terjadi serta kemungkinan kapan itu akan terjadi maka mengabaikan risiko itu akan berbahaya. Yang berusaha kami lakukan saat ini adalah memencing perhatian komunitas ilmiah,” tegasnya. (endy – [email protected])