Rabu, Oktober 23, 2019
Berita

Belanja via Smartphone Tumbuh 40%

CALIFORNIA, alumniITS:
Menurut data terbaru yang dirilis Google Australia, aktivitas belanja daring yang dilakukan lewat perangkat bergerak dan smartphone menanjak 40 persen dari tahun ke tahun.

Google Australia Ros McDonald mengatakan, secara keseluruhan terjadi peningkatan 20 persen dari tahun ke tahun dalam kegiatan belanja daring. Lonjakan aktivitas tersebut terutama terjadi pada Natal.

Para pengecer pun memastikan pelanggan mereka dapat menemukan situs belanjanya melalui perangkat genggam. Lebih dari itu, mereka juga memastikan hal lain dalam situs tersebut, misalnya produk yang mereka jual, lokasi toko, dan waktu buka toko.

“Para warga Australia menggunakan telefon genggam untuk membeli sesuatu. Bila situs mudah diakses melalui perangkat genggam, pembeli akan berdatangan. Namun bila sebaliknya toko akan sepi dari pembeli,” kata McDonald seperti dilansir dari The Register, Rabu (14/11/2012).

Oleh sebab itu, Google memperingatkan para pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan situs mereka sehingga dapat diakses melalui telefon genggam. Dengan demikian, mereka akan memperoleh manfaat dari “gelombang” belanja menjelang natal tahun ini.

Google pun memperkirakan, di antara pengiklan besar, hanya satu dari tiga yang situsnya telah disesuaikan untuk perangkat genggam. Jumlah ini lebih rendah dari jumlah usaha kecil menengah yang ada.

Menurut penelitian yang dilakukan Google, dua dari tiga pelanggan memilih mengakses situs belanja melalui perangkat genggam untuk membeli atau menggunakan barang dan jasa. Sementara setengahnya menunjukan bahwa situs mobile yang buruk membuat konsumen tidak berminat untuk melakukan pembelian.  (endy – [email protected])