Berita

ASUS Lempar Dua Kartu Grafis GeForce GTX 650 Ti DirectCU II

 

JAKARTA, alumniITS:

ASUS, produsen motherboard terdepan dalam era digital melempar produk terbaru Kartu grafis ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II. Dengan dual fan yang menghadirkan pilihan menarik untuk upgrade kartu grafis, yang mendukung DirectX 11. Bahkan yang ingin memasuki era teknologi 28nm untuk menikmati multimedia, maupun aplikasi lain yang menunjang produktivitas, atau game PC dengan detil yang tinggi.

Fitur eksklusif dari ASUS juga disertakan, seperti pendingin DirectCU II, yang dapat beroperasi 20% lebih dingin dan menekan tingkat kebisingan hingga tiga kali, DIGI+ VRM dan Super Alloy Power, yang dapat meningkatkan kestabilan sekaligus memperpanjang umur pakai, juga utility GPU Tweak untuk overclocking yang mudah digunakan.

“Kartu grafis ini mendukung tampilan hingga ke 4 layar dengan dukungan teknologi NVIDIA 3D Surround. ASUS menghadirkan 2 pilihan GeForce GTX 650 Ti DirectCU II, yaitu versi TOP dan OC,” papar Technical Public Relations ASUS, Setyo Ryanto dalam keterangan tertulis yang diterima alumniITS.com, Kamis (11/10).

Setyo menjelaskan ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II memberikan kinerja tinggi yang dibutuhkan oleh kebanyakan pengguna yang merakit PC. Dengan core NVIDIA GK106, ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II adalah pilihan yang menarik bagi pengguna, dengan rasio cost-to-performance yang sangat baik.

Versi TOP menggunakan GPU yang telah secara khusus dipilih, diuji dengan ketat, dan telah di-overclock secara default dari pabrik dengan boost clock pada 1033MHz, 105MHz lebih tinggi dibanding kartu grafis referensi, tambahnya.

Sedangkan versi OC dengan boost clock pada 954MHz, 26MHz lebih tinggi dibanding kartu grafis referensi. “Keduanya dilengkapi dengan video memory 1GB GDDR5 pada 5.400 MHz,” ucap Setyo.

Seperti kebanyakan kartu grafis dari ASUS, ia juga dilengkapi dengan pendingin DirectCU II, menggunakan heatpipe dari bahan tembaga yang kontak langsung dengan GPU, dengan area pelepasan panas yang lebih luas dan terbuat dari bahan terpilih yang sangat efisien menghantar panas.

Ditambah penggunaan dual fan dengan tingkat kebisingan yang minim, hal ini membuatnya cukup unik dibandingkan kebanyakan produk sekelas. Hasil keseluruhan membuat Direct CU II mampu mendinginkan 20% lebih dingin sehingga dapat meningkatkan kestabilan dan menambah peluang overclocking, sekaligus dapat menekan tingkat kebisingan tiga kali lebih minim, ideal untuk PC gaming dan menimati multimedia.

ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II juga telah dilengkapi fitur eksklusif yang kini menjadi keunggulan utama kartu grafis terbaru dari ASUS. Dengan digital voltage regulator DIGI+ VRM membuatnya berbeda dari produk kebanyakan, dan memungkinkan kartu grafis ini dapat mengatur voltase dengan lebih presisi, dan memberikan tambahan kemampuan overclocking.

Mengingat core GTX 650 Ti memiliki potensi overclocking yang potensial, DIGI+ VRM dapat membantu untuk memaksimalkannya. Ditambah dengan Super Alloy Power dengan solid state capacitor, choke solid yang bebas suara denging, dan MOSFET tangguh yang sanggup menangani beban yang berat dan berkepanjangan. Desain yang digunakan ini juga dapat menekan power noise hingga 30% lebih rendah, dan dapat memperpanjang umur pakai hingga 2,5 kali lebih lama dibanding kartu grafis referensi.

Menurutnya, Utility GPU Tweak eksklusif dari ASUS juga melengkapi GeForce GTX 650 Ti DirectCU II sehingga pengguna dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki kartu grafis ini. Pengguna dapat mengatur core clock, fan speed, dan voltase dengan mudah, sehingga dapat memaksimalkan kinerja sesuai dengan skenario penggunaan. Kesemua fitur GPU Tweak ini dapat diakses melalui sebuah utility dengan user interface yang mudah digunakan.
 
Dengan konektor untuk HDMI 1.4a, D-sub, dan dual DVI, ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II sudah mendukung teknologi NVIDIA 3D Surround, untuk dapat memperluas tampilan layar, hingga ke empat monitor sekaligus. Sebagai contoh, pengguna dapat menggunakan tiga layar untuk menampilkan game, dan satu layar monitor lagi untuk menampilkan aplikasi GPU Tweak, video chat, dan lainnya sesuai kebutuhan.

Format tampilan yang lebih luas ini juga dapat berguna untuk menunjang produktivitas pengguna, seperti untuk graphic design dan image rendering, sehingga memudahkan pengguna saat melakukan multitasking, atau saat membuka juga menampilkan beberapa aplikasi sekaligus pada layar, sambung Setyo. (ndy)