Berita

APEC: Indonesia Prioritaskan Infrastruktur dan Investasi

JAKARTA, alumniITS.com – Indonesia harus bisa mengangkat isu mengenai infrastruktur, dan investasi dalam forum Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan diadakan pada tahun ini di Bali. Kedua isu tersebut dinilai sangat besar memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

“APEC harus bisa digunakan Indonesia untuk meyakinkan para anggota bahwa Indonesia adalah negara layak investasi,” kata Executive Director APEC Business Advisory Council (ABAC) Amin Subekti dalam Konferensi Pers APEC Business Advisory Council” di Gedung Graha Mitra, Jakarta, Selasa (4/6).

Harapannya, kata dia, setelah forum APEC ini berakhir akan banyak negara anggota APEC yang menyatakan minatnya berinvestasi di Indonesia. “Tujuan APEC ini diadakan adalah untuk mendorong pertumbuhan pertumbuhan ekonomi negara anggota APEC,” kata dia.

Di sektor infrastruktur, kata Amin, pemerintah harus mencari cara bagaimana menggalakan investasi infrastruktur dengan swasta sehingga kualitas infrastruktur Indonesia bisa ditingkatkan.

Dia memperkirakan, pada tahun 2030, negara-negara di Asia termasuk Indonesia akan termasuk ke dalam salah satu kekuatan ekonomi dunia. Saat ini, Indonesia menempati posisi ketujuh sebagai negara dengan perekonomian terkuat di dunia.

“Agar perekonomian Indonesia meningkat, maka infrastruktur dan investasi harus menjadi isu prioritas Indonesia,” kata Amin.

ASEAN dan Asia merupakan negara yang sedang tumbuh berkembang sehingga diperlukan kerjasama yang kuat diantara anggota APEC agar bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan.”Jika perekonomian sesama anggota APEC sudah tumbuh, maka iklim investasi akan mudah masuk dan terus meningkat,” katanya seperti dilansir laman Investor Daily. ([email protected])